|
Gubernur Kepulauan Riau
menyerahkan dana bantuan pinjaman bergulir kepada 23 koperasi dan 173 Usaha
Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Selasa (17/11) di Tanjunpinang. Penyerahan
tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Negara Koperasi dan UKM, Syarief Hasan.
Pemberian dana pinjaman
ini merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Kepri terhadap
perkembangan koperasi dan UMKM di wilayah Kepri. Dengan adanya bantuan ini,
diharapkan dapat terwujudnya tatanan ekonomi kerakyatan guna memperkuat ekonomi
negara.
Dalam sambutannya
Gubernur Ismeth Abdullah menjelaskan bantuan atau pinjaman bergulir untuk
koperasi dan UMKM tersebut di atas merupakan tahap kedua yang diambil dari
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan 2009.
“Bantuan pinjaman
bergulir tahap kedua ini sebesar Rp 3,4
miliar. Dana tersebut diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Perubahan 2009,” kata Gubernur Ismeth Abdullah.
Gubernur menambahkan,
pada bulan Mei 2009 Pemerintah Provinsi Kepri juga telah mengucurkan dana
tersebut sebesar Rp 4,6 miliar. Sehingga total dana bantuan bergulir yang telah
dikucurkan oleh Pemprov Kepri pada tahun ini sebesar Rp8 miliar.
“Kepada para pemilik
koperasi dan UMKM yang telah mendapatkan pinjaman, pemerintah mengharapkan
untuk dapat mengembalikan dana tersebut tepat pada waktunya. Jadi program ini
dapat berjalan secara terus menerus. Apalagi bunga pinjamannya relative kecil
hanya 6 persen,” kata Gubernur Ismeth Abdullah.
Terpisah, Menteri Negara
Koperasi dan UKM, Syarief Hasan memberikan apresiasi atas langkah yang
dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kepri. “Provinsi Kepri merupakan provinsi
pertama yang menyerahkan bantuan dana
pinjaman bergulir, sementara provinsi lainnya belum ada yang mengambil langkah
tersebut,” kata Meneg Koperasi dan UKM, Syarief Hasan.
Adanya bantuan tersebut, diharapkan Kepri memiliki
produk unggulan yang dapat dikembangkan oleh usaha kecil dan menengah. Sehingga
dapat memberikan kontribusi bagi tenaga kerja yang ada di daerah, khususnya di
wilayah Kepri. (red)
|