|
Reformasi di tubuh birokrasi
merupakan hal yang sangat penting dalam meningkatkan pertumbuhan investor.
Hingga kini birokrasi masih memegang peranan yang utama dan merupakan penggerak
perputaran keuangan yang masih bertumpu pada anggaran pemerintah.
Demikian disampaikan oleh Gubernur
Kepulauan Riau Ismeth Abdullah saat menjadi narasumber dalam Latihan Kader II
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Batam di Asrama Haji Batam Centre, Sabtu
(13/2).
Gubernur menambahkan, pembenahan dan
reformasi birokrasi mutlak diperlukan. Hal ini bertujuan untuk merubah
perilaku-perilaku negatif birokrasi yang dapat menghambat arus perputaran
keuangan serta peluang terjadinya penyalahgunaan .
"Reformasi birokrasi merupakan
hal yang sangat penting, karena struktur ekonomi di Indonesia masih bergantung
pada anggaran pemerintah. Anggaran inilah yang menjadi motor penggerak ekonomi
disemua daerah di Indonesia dengan tingkat ketergantungan hamper 60 persen. Untuk Provinsi Kepri
sendiri, menurut Gubernur Ismeth Abdullah memiliki tingkat ketergantungan sebesar
40 hingga 50 persen," kata Gubernur Provinsi Kepri, Ismeth Abdullah.
Gubernur Ismeth Abdullah menjelaskan
secara perlahan, perubahan birokrasi mulai menunjukkan harapan bagi peningkatan
ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Peru bahan ini semakin menunjukkan
hasilnya seiring dengan ditetapkannya Batam, Bintan dan Karimun sebagai kawasan
perdagangan bebas (FTZ).
“Perubahan birokrasi ini menyebabkan
investasi asing dan pertumbuhan ekonomi sektor swasta di Kepri meningkat pesat.
Dengan rasio pertumbuhan antara pemerintah dan swasta 1:4. Artinya satu
pembangunan yang dilakukan pemerintah, mampu merangsang tumbuh dan munculnya
empat investasi asing masuk di Kepri,” kata Gubernur Kepri Ismeth Abdullah.
Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa
Islam (HMI) Cabang Batam, Zaki Setiawan menyatakan bahwa pelatihan tingkat
nasional ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan HMI guna meningkatkan
kualitas intelektual kader. Sehingga kader tanggap terhadap berbagai persoalan
yang terjadi, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Latihan Kader II HMI Cabang Batam ini akan berlangsung selama satu pekan (6-14/2),
diikuti sebanyak 42 peserta dari berbagai cabang yang ada di Indonesia.
Diantaranya HMI Cabang Bogor, Medan, Aceh, Jambi, Bangka Belitung, Pekanbaru,
Natuna, Tanjung Pinang, Batam, Padang, dan lainnya.
Disamping menghadirkan Gubernur Provinsi Kepri, Ismeth Abdullah, dalam
pelatihan ini juga menghadirkan puluhan narasumber tingkat nasional dan Kepri.
Seperti Sejarawan HMI Agus Salim Sitompul, Mantan Anggota DPR RI Musfihin
Dahlan, Akmal Tarigan, Adi Bunadi, Pengurus Besar (PB) HMI Awil, Anggota DPD RI
asal Kepri Aida Ismeth Abdullah, Zamzami A. Karim, Chablullah Wibisono, Amsakar
Achmad, Wan Darussalam, Surya Makmur Nasution, Cecep Suryadi dan beberapa
narasumber lainnya. (red)
|