* Gubernur Ingin Kafilah Kepri Tampil Prima

Seleksi Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXIV tahun 2017 di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) resmi dibuka oleh Menteri Agama RI Luqman Hakim, Sabtu (15/7) di Islamic Centre Tarakan. 

Pembukaan diawali dengan pelantikan Dewan Hakim, kemudian dilanjutkan dengan penekanan sirene, persembahan tari-tarian adat setempat, hingga pesta kembang api. Suasana menjadi tambah meriah karena tampak masyarakat setempat memadati area Islamic Centre.

 

Menurut Luqman Hakim, ajang STQ adalah sarana untuk meningkatkan kemampuan seni baca dan menghafal alquran. Adapun STQ sudah dilakukan sejak lama dan akan tetap terus dilaksanakan oleh Pemerintah.

"Pada kesempatan ini saya ingin menegaskan bahwa STQN 2017 di Tarakan ini bukan yang terakhir. Pemerintah akan terus menyelenggarakan STQ, MTQ dan kegiatan keagamaan lainnya. Pernyataan ini sekaligus menepis rumor yang menyatakan bahwa STQ Tarakan ini adalah menjadi STQ yang terakhir," kata Luqman Hakim disambut riuh-rendah tepuk tangan hadirin.

Disamping itu, STQ menurut Luqman adalah salah satu syiar Islam dan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Serta menjadi daya rekat antar umat beragama.

"Indonesia adalah negara muslim di dunia yang paling sering menyelenggarakan kegiatan STQ dan MTQ, serta kegiatan keagamaan lainnya. Dimulai dari tingkat Desa dan seterusnya. Oleh sebab itu alquran harus menjadi penuntun umat dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat dan bernegara," katanya.

STQ juga agar tidak hanya menjadi ajang berlomba. Namun pengamalan alquran menjadi hal yang lebih penting, dimana outcome tidak hanya sekedar sukses dan menghasilkan para juara. Namun agar jadi wahana dan pemberi warna dalam megisi pendidikan rohani.

"Saya ucapkan selamat bertanding. Jaga sportivitas dan keikhlasan," pesan Luqman.

Diakhir sambutannya, Luqman mengingatkan masyarakat untuk senantiasa mengamalkan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Sementara itu Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun dalam kesempatan wawancara dengan wartawan mengatakan, bahwa kehadirannya di Tarakan adalah untuk memberi motivasi para peserta STQN dari Kepri.

"Bagi saya, kehadiran saya ini penting guna memberi motivasi kafilah kami. Kita ingin para peserta kamu tampil prima dan pulang dengan hasil yang tidak mengecewakan tentunya. Sama dengan yang diinginkan oleh Provinsi lainnya," kata Nurdin. (Basor/PR/Humas)

 

PPID

Pedoman Pelayanan Informasi & Dokumentasi

JDIH

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum

TRANSPARANSI

Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah

    BUKU TAMU

  LINK KABUPATEN KOTA

    PENGUNJUNG 

2814056
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Seluruhnya
5979
5471
17131
29783
119824
113108
2814056

14.08%
17.39%
11.25%
2.91%
0.83%
53.54%

IP Anda : 54.161.96.239