Kepri Ramadhan Fair 2026 Dimatangkan, Digelar 2-8 Maret

Senin, 2 Februari 2026
20:15 WIB
243 Views
Bagikan Berita Ini
Kepri Ramadhan Fair 2026 Dimatangkan, Digelar 2-8 Maret
Penjabat Sekdaprov Kepri, Luki Zaiman Prawira memimpin Rakor Pelaksanaan Kepri Ramadhan Fair (KURMA) 2026 di Ruang Rapat Sekda Lantai III, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Senin (2/2/2026). (Angga/BIRO ADPIM KEPRI)

DISKOMINFO KEPRI - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tahun 2026 ini kembali menggelar Kepri Ramadhan Fair (KURMA) yang dilaksanakan berbagai kegiatan mulai 2-8 Maret mendatang.

Untuk mematangkan kegiatan ini, Pemprov Kepri melaksanakan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kepri Ramadhan Fair (KURMA) 2026 di Ruang Rapat Sekda Lantai III, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Senin (2/2/2026).

Rapat dihadiri oleh unsur perangkat daerah, Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau, dan perwakilan lembaga terkait. (Angga/BIRO ADPIM KEPRI)

Rapat dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Luki Zaiman Prawira, serta dihadiri oleh unsur perangkat daerah, Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau, dan perwakilan lembaga terkait.

Ramadhan Fair merupakan bagian dari rangkaian program KDEKS–KEDEX yang sejak 2023 telah menjadi agenda nasional dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Luki dalam arahannya menegaskan bahwa Kepri Ramadhan Fair—yang diberi brand KURMA (Kepulauan Riau Ramadhan Fair)—telah menjadi identitas tahunan Provinsi Kepulauan Riau. Branding tersebut telah digunakan sejak 2024 dan akan kembali dipakai pada edisi 2026.

“KURMA ini sudah menjadi identitas kita. Awal prosesnya dari KDEKS dan KNEKS. Kepri bahkan menjadi salah satu provinsi yang pertama kali dikunjungi Wakil Presiden pada pelaksanaan Ramadhan Fair beberapa tahun lalu,” ujar Sekda.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Kepri sebagai Ketua Pelaksana KDEKS Daerah yang selama ini memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan KURMA.

Dalam rapat tersebut, dibahas sejumlah agenda utama yang akan digelar pada 2–8 Maret 2026, meliputi:

- Lomba Azan dan Dai Cilik tingkat provinsi
- Lomba Busana Muslim berbasis produk UMKM lokal
- Lomba Kompang dan Sholawat
- Pasar Murah
- Pojok Layanan Syariah (sertifikasi halal, literasi keuangan, layanan MUI, BPJPH, dan lainnya)
- Seminar Ekonomi dan Keuangan Syariah
- Bazar UMKM

Sekda juga menekankan pentingnya penunjukan PIC (Person in Charge) untuk setiap lomba dan kegiatan agar persiapan berjalan tepat waktu mengingat jadwal pelaksanaan yang semakin dekat.

Berlokasi di Jalan Merdeka dan Gedung Dekranasda

Rapat menyepakati rekomendasi bahwa lokasi kegiatan bazar UMKM tetap dipusatkan di Jalan Merdeka, sementara acara penutupan dan kegiatan utama diarahkan ke kawasan Gedung Dekranasda Kepri yang dinilai lebih representatif untuk menerima tamu VIP dan undangan kementerian.

“Kita ingin penutupan dilaksanakan di area Dekranasda. Lokasinya lebih luas dan fasilitasnya lengkap, termasuk untuk VIP dan layanan pendukung lainnya,” jelas Sekda.

Sekda Luki meminta seluruh perangkat daerah bergerak cepat serta menyusun teknis dan pembiayaan kegiatan secara konkret.

Ia juga menyampaikan bahwa setiap usulan kegiatan harus disertai anggaran agar pelaksanaannya realistis.

“Kita rapat teknis dulu. Setelah seluruh susunan kegiatan jelas, nanti kita gelar rapat final. Yang penting kita siap menyukseskan KURMA 2026,” tegasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, turut memaparkan konsep awal KURMA 2026, termasuk penataan venue, jadwal acara, serta kebutuhan kolaborasi lintas OPD. Usulan tersebut akan dibahas kembali bersama Bank Indonesia dan tim KDEKS untuk penyempurnaan. (zah)