TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 20-Sep-2019 | Pukul : 01:30:09 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis asiik1 - 20 September 2018
215
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
TANJUNGPINNAG - Alias Wello berpotensi lolos sebagai calon anggota DPD RI, meski Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sampai sekarang belum memberhentikannya sebagai Bupati Lingga. Komisioner KPU Kepri Arison, di Tanjungpinang, Rabu, mengatakan Alias cukup menyerahkan surat pernyataan bahwa hingga 19 September 2018 Mendagri belum menerbitkan surat pemberhentian atas dirinya. Surat itu wajib diserahkan paling lama hari ini. Surat itu, menurut dia sebagai syarat administrasi untuk memuluskan niatnya mencalonkan diri sebagai calon anggota DPD RI. "Boleh, aturan memperbolehkan Alias untuk menyerahkan surat tersebut jika hingga hari ini Mendagri tidak menerbitkan surat pemberhentian atas dirinya," ucapnya. Awalnya, Arison sempat meragukan pencalonan Alias Wello sebagai anggota DPD RI dapil Kepri, karena sampai sekarang masih memimpin Lingga. Namun Alias menunjukkan keseriusannya untuk mencalonkan diri, seperti memperbaiki berkas administrasi dan dukungan masyarakat kepada dirinya. "Kalau dilihat dari sikapnya, tampaknya serius, tidak main-main. Kalau main-main tidak mungkin perbaiki berkas administrasi dan dukungan," katanya. Tadi pagi, Arison mengaku sudah berkomunikasi dengan penghubung Alias terkait persoalan itu, mengingat batas akhir penyerahan kelengkapan administrasi hari ini tepat pukul 24.00 WIB. "Menurut Pak Adi (penghubung), Pak Alias berada di Jakarta menunggu surat pemberhentian dari Mendagri," ucapnya. Selain pencalonan DPD RI, Arison mengemukakan batas akhir penyerahan surat pemberhentian dari partai politik terhadap bakal calon anggota DPRD Kepri yang pindah partai juga ditetapkan pada Rabu (19/8). Menurut dia, ada 4 caleg yang pindah partai yakni Afrizal, Syarifah Elvizanah, Agung dan Rosmery. Afrizal dan Syarifah, anggota Fraksi Demokrat DPRD Kepri yang pindah ke Partai Nasdem. Agung yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Tanjungpinang dari PKPI juga pindah ke Partai Nasdem. Sedangkan Rosmery kader Partai Golkar pindah ke PDIP. "Penetapan Daftar Calon Tetap pada 20 September 2018," katanya. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri