TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 18-Sep-2019 | Pukul : 08:15:12 , Selamat Pagi !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis SN - 20 September 2018
161
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
LINGGA - Tidak hanya fokus pada bidang pertanian dan perikanan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga, juga akan mengembangkan industri garam yang dibangun di Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep. Dikatakan Bupati Lingga, pengolahan garam di Desa Batu Berdaun tersebut akan dijadikan sebagai Demplot Garam skala regional Sumatera oleh Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kepulauan Riau. “Teknologi yang digunakan adalah inovasi langsung dari HKTI dan kami menargetkan dalam 1 hektar (ha) lahan menghasilkan kurang lebih 70 ton garam,” ujar Bupati Lingga Alias Wello, Rabu (19/9) lalu. Dijelaskan Bupati Lingga, garam hasil produksi tersebut nantinya akan diperuntukkan memenuhi kebutuhan garam di Kepulauan Riau dan tidak menutup kemungkinan menjadi komoditas ekspor unggulan Kepri ke negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam. “Kami berharap program ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani garam di Lingga,” ucap pria yang juga menjabat sebagai Ketua HKTI Kepri itu. Selain itu, Bupati Lingga juga berharap demplot garam yang ada saat ini dapat menjadi sumber penghasilan baru bagi masyarakat Lingga. Bahkan, bisa saja di desa lainnya yang memiliki potensi serupa juga akan dibuka demplot tersebut. Diketahui, rencanya demplot garam di Desa Batu Berdaun ini akan diresmikan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) ketika melakukan kunjungan ke Dabo Singkep, pada akhir bulan ini. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri