TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 18-Jul-2019 | Pukul : 10:30:37 , Selamat Pagi !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

LAM Kepri Anugerahi Gelar Kebesaran Kepada Jaksa Agung

Penulis SN - 24 September 2018
162
Ilustrasi Foto Oleh : Diskominfo Kepri

TANJUNGPINANG - Jaksa Agung RI HM Prasetyo mendapat gelar kebesaran dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri. Penabalan Gelar Adat “Datok Wira Amar Adiwangsa” kepada Dr.(Hc) HM Prasetyo SH dilaksanakan di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Sabtu (22/9.

Terhadap gelar adat ini, Jaksa Agung HM Prasetyo  mengatakan ini adalah sejarah paling bahagia dia bersama pasangannya. Karena diberi amanah menjadi keluarga besar masyarakat Melayu Kepulauan Riau. “Sesuatu suka cita saya bersama istri, ini menjadi kesan yang tak terlupakan bagi saya,” kata Prasetyo.

Dalam kesempatan tersebut, Jaksa Agung juga membaca beberapa bait gurindam yang sangat tersohor di muka bumi, dimana sangat dalam makna dan pesannya. “Inilah yang menjadi perenungan saya. Karena karya ini bukan saja alunan tapi makna problematika kehidupan yang sangat keras, dengan menyentuh hati yang sangat dalam,” pesan Prasetyo. Jaksa Agung menambahkan bahwa Adat istiadat Melayu memang sederhana dan bersahaja tapi sangat mempersona membuat kebesaran dan keagungan sangat lah terpancar di Kepulauan Riau ini. “Sangat lah menakjubkan dan memukau saya dan rombongan ketika menginjak kan kaki pertama kali di tanah Melayu Kepri,” kata Prasetyo.

Dikatakan Gubernur H Nurdin Basirun, kegiatan pemberian gelar kebesaran ini adalah momen yang sakral serta bertujuan menjadi acuan dan insan yang dipercaya kedepan agar Kepulauan Riau dapat lebih baik dan maju bersamaan dengan hajat yang besar. “Inilah tanda-tanda bertuah bagi Kepri, dipilihnya Jaksa Agung untuk datang ke bumi Melayu ini bersamaan dengan HUT Kepri ke-16,” ungkap Gubernur. 

Gubernur sendiri hadir bersama Istri Hj Noor Lizah Nurdin Basirun, Wakil Gubernur H Isdianto beserta Istri Hj Rosmery Isdianto, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah berserta Istri Hj Rismarini Arif Fadillah, Kajati Kepri Asri Agung Putra, Bupati Natuna Hamid Rizal, FKPD dan Kepala OPD, Jajaran Lembaga Adat Melayu, beserta tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan ini pula, Gubernur meminta kepada Jaksa Agung agar dapat membantu para stakeholder di pusat untuk menjembatani permintaan yang sudah diajukan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Apalagi dalam Nawacita Presiden yang akan menjadikan Indonesia poros maritim dunia, disini Gubernur sampaikan bahwa perlunya undang undang daerah kepulauan. Apalagi, Kepri mendapat kepercayaan memimpin bebebrapa daerah Kepulauan. maka harapan yang besar agar undang undang tersebut sudah bisa di sahkan tahun 2019 ini. “Kami ingin bapak membantu, agar masyarakat Kepri sejahtera. Dengan ini kami meminta kepada Bapak agar mau memperjuangkan pembangunan jembatan Bintan – Batam dan Undang Undang Daerah Kepulauan”, tutup Gubernur.


Penyematan gelar sendiri berlangsung dengan khidmat, diawali dengan pembacaan warkah petuah istiadat 12 Muharram 1440 H berdasarkan SK Nomor 14 Tahun 2018, kemudian pemasangan tanjak oleh Ketua LAM Kepri, dilanjutkan dengan pemasangan selempang oleh Gubernur Kepri dan ditutup dengan pemasangan keris oleh Wakil Gubernur Kepri.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri