TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 24-Aug-2019 | Pukul : 00:31:46 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Gubernur Kepri Hadiri Pelaksanaan Operasi Katarak

Penulis SN - 24 September 2018
138
Ilustrasi Foto Oleh : Diskominfo Kepri

TANJUNGPINANG - Gubernur Nurdin mendampingi Jaksa Agung RI HM Prasetyo beserta rombongan melakukan kunjungan ke RSUD Provinsi Raja Ahmad Thabib, Tanjungpinang untuk meninjau pelaksanaan operasi katarak (23/9). Kegiatan ini merupakan program sosial dari Jaksa Agung RI di beberapa wilayah.

Menurut Gubernur pelaksanaan bakti sosial ini sangat baik dalam membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia. “Terutama bagi masyarakat untuk kesembuhan penyakitnya,” ujar Gubernur. Ada 230 warga Kepri dari berbagai penjuru kabupaten dan kota menjalani operasi tersebut. 

Jaksa Agung HM Prasetyo pada pembukaan di RSUP Kepri mengatakan bahwa kegiatan ini sudah dilaksanakan di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Papau dan sekarang di Kepri. Ini merupakan kegiatan sosial untuk mereka penderita Katarak. “Setidaknya kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan," kata Prasetyo.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah yang lebih dulu mengunjungi RSUD Raja Ahmad Thabib pun menyambut baik setiap program-program bakti sosial yang dilaksanakan. “Semua tujuannya kembali untuk kebaikan masyarakat,” ujar Sekda.

Dalam kunjungannya ke RSUD, Gubernur langsung ikut masuk keruang operasi dan melihat proses operasi secara langsung, disana salah satu pasien yang telah dibius hingga dua kali, namun keadaan matanya masih aktif berkedip, hingga Gubernur ikut memegang pasien dan membacakan sedikit doa barulah dibius yang ketiga kalinya lalu mata pasien tersebut sudah terkontrol dan bisa untuk melanjutkan operasi.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri