TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 24-May-2019 | Pukul : 16:51:44 , Selamat Sore !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Gubernur Kepri: Sektor Kemaritiman Harus Bangkit

Penulis asiik1 - 24 September 2018
145
Gubernur Nurdin Basirun didampingi Wagub, Sekda, dan Kajagung menandatangani prasasti pembangunan sejumlah proyek strategis di Kepulauan Riau, Senin (24/9/2018). Foto Oleh : Asiik3

TANJUNGPINANG -  Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun menyatakan sektor kemaritiman di wilayah itu harus bangkit untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kita harus optimistis sektor kemaritiman bangkit, mampu meningkatkan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat," ucap Gubernur saat pidato memperingati Hari Ulang Tahun Provinsi Kepri ke-16 di Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin.

Ia mengatakan kemaritiman merupakan sektor unggulan bagi Kepri. Sektor itu harus mampu membangkitkan sektor lainnya untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

"Seharusnya Kepri maju. Kepri kaya, memiliki 1.796 pulau, dengan luas lautan 96 persen," ujarnya.

Menurut dia, Kepri tidak hanya kaya sumber daya alam, melainkan juga letak strategis wilayah ini yang berbatasan dengan sejumlah negara seperti Singapura dan Malaysia. Karena itu, kata dia pembicaraan soal potensi kemaritiman tidak hanya sebatas tentang perikanan, melainkan juga pariwisata, jasa, perdagangan, transportasi, industri, dan pelayaran.

"Kepri memang kaya ikan, tetapi kalau berbicara tentang maritim, bukan hanya soal ikan, melainkan banyak hal potensi perekonomian yang dapat digali dari sektor kemaritiman. Saya yakin Kepri kaya jika sektor kemaritiman dikelola secara maksimal dan mendapat dukungan dari pusat," tuturnya.

Ia juga merasa yakin kebangkitan sektor kemaritiman semakin dirasakan masyarakat jika seluruh pihak mendukungnya. Karena itu, sinergisitas antara Pemerintah Kepri dengan pusat harus terbangun, termasuk dengan pemerintah kabupaten dan kota.

"Harus bahu-membahu," katanya. Ia mengatakan mengelola dan membangun sektor kemaritiman membutuhkan energi yang besar, terutama dalam menyediakan kebutuhan masyarakat dan investasi, apalagi Kepri terdiri dari pulau-pulau, yang jaraknya berjauhan.

Sektor kemaritiman akan semakin maju jika syarat dasar mengelolaan potensi ini terpenuhi, seperti pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, pelabuhan, dermaga, fasilitas air bersih dan listrik. Pemerintah pusat dan daerah dalam beberapa tahun terakhir memperhatikan persoalan itu, selain berupaya meningkatkan sumber daya manusia agar potensi kemaritiman dapat dikelola secara maksimal.

Program pembangunan yang dilaksanakan pemerintaj berdasarkan kebutuhan tidak mungkin dapat berjalan maksimal jika tidak didukung masyarakat dan pihak lainnya. Pemerintah sampai sekarang membutuhkan ide, gagasan, saran, pendapat, dan kritikan dari berbagai pihak agar Kepri semakin maju.

"Kepri harus melakukan berbagai upaya untuk bangkit, untuk mensejahterakan masyarakat. Sektor kemaritiman merupakan andalan Kepri yang dapat mempercepat realisasi target pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

Pembangunan jalan, dermaga dan pelabuhan yang gencar dilaksanakan sejak dua tahun terakhir, menurut dia sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam meningkatkan sektor kemaritiman. 

"Kepri merupakan wajah Indonesia, karena berbatasan dengan sejumlah negara. Karena itu, Kepri harus maju, didukung oleh semua pihak," katanya.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri