TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 23-Sep-2019 | Pukul : 14:30:29 , Selamat Siang !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis asiik1 - 27 September 2018
260
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
TANJUNGPINANG - Korban pembajakan Akun WhatApps (WA), Aldi Alfani meminta seluruh pengguna aplikasi itu mewaspadai modus baru pembajakan media sosial itu. "Mudah-mudahan tidak ada korban lagi. Cukup saya yang terakhir," ucap Aldi di Tanjungpinang, Rabu. Aldi Alfani berprofesi sebagai wartawan media dalam jaringan (daring) di Bintan. Akun WA miliknya tadi malam dibajak orang yang tidak dikenal Dari WA atas namanya tersebut, sang pembajak memanfaatkannya untuk menipu dengan modus pinjam uang.  Ia menceritakan modus pembajakan akun  WA-nya diawali dengan berkomunikasi dengan seseorang melalui facebook.  "Seseorang mengajak saya berteman di-FB. Saya terima lantaran ada dua teman sama berteman dengannya," katanya. Nama akun facebook penipu tersebut tidak jelas. Awalnya, minta nomor WA, dengan alasan mau komunikasi via WA. Aldi pun memberikan nomor WA-nya. Beberapa menit kemudian, ia tidak dapat membuka WA, dan panik.  "Saat buka WA ada perintah masukkan kode. Kemudian nomor ponsel Aldi dihubungi pemilik nomor +13304003369. Saya menerima pesan dari nomor itu untuk memasukkan kode empat angka ke-WA. Saya pun mengikuti perintah itu, karena saya pikir itu untuk mengakses WA saya. Tapi tetapi ternyata WA tidak bisa dibuka," katanya. Akibat peristiwa itu, sejak tadi malam hingga pagi tadi, Aldi dihubungi banyak orang. Orang-orang tersebut satu grup WA dengannya, mulai dari Forum RT/RW Bintan, dan grup wartawan. Sejumlah wartawan di dalam grup Pemkab Bintan sejak tadi pagi menerima WA dari akun milik Aldi yang sudah dibajak. Penipu itu bertanya dengan pertanyaan yang sama. "Lg di mana?" kata Narto, salah seorang wartawan yang menerima pesan itu. Komunikasi pun berlanjut. Untungnya Narto menyadari bahwa WA milik Aldi dibajak.  "Dia minta uang, dan mengirimkan nomor rekening bank," ucapnya. Sejumlah wartawan mengalami hal yang sama. Nomor rekening yang dikirim CIMB Niaga atas nama Satria Suhendra. Belum diketahui apa hubungannya Satria dengan orang yang membajak akun WA milik Aldi. Aldi pun melaporkan kasus itu kepada pihak kepolisian. Ia berharap polisi berhasil mengungkap dan menangkap pelakunya. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri