TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 20-Jun-2019 | Pukul : 07:53:41 , Selamat Pagi !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Wagub Beri Tips Hadapi UN

Penulis Asiik2 - 03 April 2018
217
Foto Oleh : Asiik3

TANJUNGPINANG - Wakil Gubernur Kepulauan Riau memberi tips kepada para siswa agar dapat menyelesaikan soal Ujian Nasional.

Jika pelajaran Bajasa Indonesia sudah dipelajari dengan baik, maka siswa perlu bersikap tenang dalam menjawab satu persatu soal ujian, kata Wagub di SMKN 2 Tanjungpinang, Senin.

Sikap tenang dibutuhkan agar siswa dapat mengingat kembali apa yang dipelajari selama ini. Sebaliknya, sikap panik hanya akan membawa peserta ujian dalam kegagalan.

Selain itu, ia juga mengingatkan peserta UN untuk memiliki sikap percaya diri. Sikap itu dibutuhkan untuk mencegah keragu-raguan.

"Yakin saja usaha yang dilakukan selama ini membuahkan hasil yang maksimal. Tidak perlu lihat kiri dan kanan dalam menjawab soal ujian," katanya, yang baru beberapa hari menjabat sebagai Wagub Kepri.

Wagub mengemukakan sebelum memulai ujian, sebaiknya seluruh peserta berdoa. Doa juga memperkuat keyakinan agar usaha yang dilakukan selama ini membuahkan hasil yang maksimal.

"Hidup harus seimbang, cerdas dan taat beribadah. Itu modal generasi muda untuk berhasil sesuai bidang keahliannya masing-masing," ucapnya.

Wagub menyemangati siswa SMKN 2 Kota Tanjungpinang yang ikut Ujian Nasional (UN).

"Hasil tidak akan membohongi proses. Saya yakin seluruh anak-anak sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi UN ini," kata Wagub di SMKN 2 Tanjungpinang, Senin.

Ia juga mengingatkan para siswa untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin, terutama saat tidak berada di sekolah. Para siswa harus siap menghadapi berbagai pengaruh negatif di lingkungan sehari-hari.

Mereka harus mengatur waktu sebaik mungkin agar tidak terjebak dalam pergaulan yang tidak baik. Satu-satunya cara yakni bergaul dengan orang-orang yang cerdas dan baik.

"Ilmu seperti samudera, tidak pernah habis. Karena itu setiap saat harus bisa menambah ilmu. Ini cara yang tepat untuk mencegah dari pergaulan yang tidak baik," tuturnya.

Di hadapan puluhan siswa, Isdianto juga mengatakan bahwa para siswa sekarang adalah generasi penerus bangsa. Nasib bangsa di masa mendatang berada di tangan mereka.

"Ya, siswa hari ini penentu masa depan bangsa. Ketika generasi muda kita kuat, maka kuatlah bangsa dan negara kita," katanya.

 

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri