TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 24-Aug-2019 | Pukul : 16:30:12 , Selamat Sore !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Pastikan Semua Sekolah Telah Terapkan Mapel Mulok

Penulis Asiik2 - 27 September 2018
206
Ilustrasi Foto Oleh : Diskominfo Kepri

TANJUNGPINANG - Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Pendidikan Provinsi Kepri memastikan bahwa semua sekolah di Provinsi Kepri telahpun menerapkan Mata Pelajaran Muatan Lokal Budaya Melayu Kepri.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Muhammad Dali terkait permintaan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Provinsi Kepri meminta agar pemerintah Provinsi Kepri kembali menerapkan mata pelajaran Muatan Lokal Budaya Melayu ini kedalam mata pelajaran wajib disetiap sekolah.

Hal ini disampaikan di Tanjungpinang, Rabu (26/9).

"Semua sekolah di Kepri telahpun menerapkan mata pelajaran Muatan Lokal khususnya budaya Melayu," ungkap Dali.

Dikatakan Dali, tak ada satupun sekolah di Provinsi Kepri yang tidak menerapkan mata pelajaran Muatan Lokal Budaya Melayu tersebut.

"Karena sudah kita tetapkan setiap sekolah wajib menerapkan mata pelajaran muatan lokal tersebut," jelas Dali.

Pasalnya, Mata Pelajaran Muatan Lokal ini diharapkan dapat memperkenalkan budaya Melayu kepada generasi muda Kepri.

"Namun hanya saja miliknya ini yang disetiap sekolah bentuknya terkadang berbeda, ada yang muatan lokalnya digabungkan dengan pelajaran seni, ada yang berupa mata pelajaran tulisan Arab Melayu , dan ada yang keseniannya yang menjadi ekstrakurikuler," ungkap Dali.

Dali mengatakan apapun jenisnya yang terpenting siswa dapat mempelajari dan mengetahui budaya asli Melayu Kepulauan Riau ini.

"Sehingga keanekaragaman budaya Melayu ini dapat dijaga dan tetap lestari," tegas Dali kembali.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri