TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 16-Jul-2019 | Pukul : 01:33:56 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Gubernur Kepri Hadiri Sejuta Bhakti Karang Taruna Bintan

Penulis SN - 27 September 2018
146
Ilustrasi Foto Oleh : Diskominfo Kepri

BINTAN - Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan kepada kader Karang Taruna untuk berinovasi dan membawa masyarakat ke kebiasaan yang positif. Bukan sekedar organisasi masyarakat saja, tapi menyokong beragam kegiatan dan maju kembangkan daerah. “Saya ingin pemuda pemudi menggalang kekompakan untuk bersatu padu bersama masyarakat dalam membangun negeri,” ujar Gubernur  saat memberi sambutan Sejuta Bhakti Karang Taruna untuk Kepri di Desa Mapur Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Rabu (26/9). 

Gubernur yang didamping Sekretaris Daerah H TS Arif Fadilah mengatakan, Karang Taruna dapat menjadi wadah pemuda pemudi untuk berkreasi dan berkembang. Karang Taruna juga bisa membantu mensosialisasikan pembangunan Kepri. “Karang Taruna sangat luar biasa, dedikasinya dalam mensukseskan kegiatan tidak perlu diragukan. Ke depan Karang Taruna dapat mendukung dan terlibat langsung dalam pembangunan di Provinsi Kepri,” kata Gubernur.

Di Pulau Mapur, selain menghadiri acara Karang Taruna Kepri, Gubernur juga langsung menjemput aspirasi masyarakat. Gubernur berdialog langsung, menjemput berbagai persoalan masyarakat untuk dicari jalan keluar terbaiknya. “Saya memang langsung ingin dengar dari kata bapak ibu di Mapur ini,” ujar Gubernur.

Salah satu hal serius yang diperhatikan Gubernur adalah masalah pendidikan. Apalagi setelah mengecek langsung jarak tempuh antar sekolah dengan menggunakan jalur darat. Jarak 11 kilometer harus ditempuh melalui jalan yang sempit dan berliku. Gubernur langsung memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan Kepri Muhammad Dali untuk memberi perhatian pada penambahan ruang kelas. Selain itu, tenaga pengajar juga harus ditambah. Begitu juga dengan masalah pendidikan, Gubernur langsung menyampaikan kepada Kadis Pendidikan agar untuk penambahan Guru dan ruang kelas. Yang mana jarak tempuh SD ke SMP sangat jauh dengan jarak 11 km yang jalan rusak parah. “Saya perintahkan  Pak Dali, ingat ini menjadi prioritas kedepan nya untuk dibangun sekolah kelas jauh SD dan SMP satu atap dan penambahan pengajar,” tegas Gubernur.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam mengatakan sangat mengapresiasikan sosok Gubernur yang tidak pernah ketemu capek untuk membangun negeri. “Inilah sosok pemimpin yang bijak dan bekerja keras, dan orang tua yang tak pernah letih kalau soal peninjauan,” kata Dalmasri. Kedepan pihaknya berharap Karang Taruna lebih proaktif lagi untuk kegiatan di Kabupaten Bintan. Agar sebagai media pembawa pembangunan ke daerah. “Terima kasih kepada karang taruna, syukur alhamdulillah telah membawa pak Gubernur ke Desa Mapur untuk meninjau”, kata Dalmasri.

Pada kesempatan itu, Gubernur menyerahkan bantuan nelayan kepada Kepala Desa Mapur Supriadi, tempat sampah 5 buah, penyapu gigi 10 buah dan pemancangan secara simbolis papan plang yang bertulisan jangan buang sampah ke laut  yang berjumlah 5 buah dan 1 kaleng cat.

Gubernur berjanji akan membantu sampan kolek (sampan dayung) kepada ibu ibu nelayan yang berkisar sebanyak 10 orang.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri