TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 18-Sep-2019 | Pukul : 01:25:58 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis SN - 28 September 2018
187
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
TANJUNGPINANG - Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang mencatat partisipasi vaksinasi campak-rubella (MR) sudah mencapai 67 persen hingga akhir September ini. Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam menuturkan, target vaksinasi di Tanjungpinang yakni menjangkau 56.031 anak. Namun, ia tak menampik masih ada yang belum divaksin. Karena itu, ketika kebijakan pemberian vaksin diperpanjang hingga akhir Oktober, pihaknya akan menyasar anak-anak yang belum mendapatkan kekebalan tubuh dari campak dan rubella tersebut. ”Masih adanya keraguan orangtua jadi salah satu kendala,” tutur Rustam, Rabu (26/9). Ia mengharapkan keraguan tidak lagi muncul di benak masyarakat. Mengingat, telah ditegaskan pentingnya vaksinasi terhadap campak-rubella. Utamanya, pada anak usia sembilan bulan hingga 15 tahun. Sehingga, dipastikan Rustam, Dinkes akan terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam vaksinasi campak-rubella sehingga mampu menghindari ancaman dampak dari virus tersebut. Bahaya campak yang mengintai yakni, komplikasi serius seperti radang paru-paru, radang otak, kebutaan, gizi buruk atau bahkan kematian. Sementara rubella sangat berbahaya bagi ibu hamil. Karena apabila terpapar virus tersebut, mengancam keguguran, bayi yang lahir berisiko cacat, kelainan jantung, mata, pendengaran, serta keterlambatan perkembangan. ”Jika terpapar, kita tidak bisa mematikan virus yang sudah masuk ke dalam tubuh,” tutup Rustam. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri