TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 16-Jun-2019 | Pukul : 06:33:01 , Selamat Pagi !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

2019 Dinsos Pemko Batam Berikan Bantuan Warga Miskin

Penulis SN - 03 October 2018
165
Ilustrasi Foto Oleh : Diskominfo Kepri

BATAM - Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) memverifikasi jumlah warga miskin Batam yang akan mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial tahun 2019 mendatang. Kepala Bidang Kemiskinan, Dinsos PM Batam, Rayanis Aminah mengatakan verikifasi warga miskin ini dilakukan guna mendapatkan data penerima bantuan dari pusat. Beberapa hal yang diverifikasi diantaranya pendapatan, pekerjaa, rumah hingga jumlah anggota keluarga. “Jadi kita mau kumpulkan data administrasi mereka seperti by name by address. Pendapatannya berapa. Mana tau ada peningkatan taraf hidup sehingga bisa dilakukan pergantian data penerima,” jelas Anis, Senin (1/10). Ia menyebutkan tahun ini Batam diberikan kuota 32.493 penerima. Bantuan yang diberikan diantaranya berupa uang pendidikan, biaya kesehatan, hingga beras.

Dari kuota yang diberikan Kemensos yang tersalisasi penerimanya baru berjumlah 23.502 warga miskin karena berhasil menyelesaikan dan melengkapi data administrasi mereka. “Semua sudah by aplikasi. Jadi data harus jelas NIK dan namanya sebelum dinyatakan lolos sebagai penerima bantuan,” lanjutnya.

Untuk proses verifikasi, saat ini sudah mulai dilakukan, jumlah yang diverifikasi sama dengan tahjun lalu yakni 32.493 orang. Anis mengungkapkan daerah hanya melakukan verifikasi berdasarkan data yang dikirim oleh pusat. “Kita memastikan apa calon penerima itu masih ada di Batam, masih hidup atau sudah meninggal, bahkan bisa saja mereka sudah mampu sekarang,” ungkapnya. Ia menyebutkan data miskin ini paling lambat dikirim ke pusat November mendatang, sebelum ditetapkan oleh pusat nama-nama yang akan mendapatkan bantuan untuk 2019 mendatang.

Disinggung mengenai jumlah warga miskin di Batam saat ini, Rayanis menyebutkan berdasarkan data tahun lalu sedikitnya 37.428 warga miskin terdata. Angka ini mengalami penurunan dari jumlah sebelumnya yang mencapai 39.903 orang. “Intinya kalau ingin mendapatkan bantuan tinggal lengkapi syaratnya saja. Nanti kami yang verifikasi,” tutupnya.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri