TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 18-Sep-2019 | Pukul : 01:30:41 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis asiik1 - 04 October 2018
176
Foto Oleh : Asiik3
TANJUNGPINANG - Badan Pengusahaan Kawasan Pelabuhan Bebas dan Pelabuhan Bebas (Free Trade Zone/FTZ) Tanjungpinang memuji komitmen Gubernur Nurdin Basirun dalam meningkatkan investasi. Kepala BP FTZ Tanjungpinang, Den Yealta, di Tanjungpinang, Rabu, mengatakan Gubernur Nurdin selaku Ketua Dewan  Kawasan membuka akses secara luas untuk bersama-sama menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi dalam mengembangkan investasi. "Sejumlah kegiatan kami lakukan untuk mendukung investasi, mulai dari persoalan dasar hingga penyiapan lahan untuk investasi," katanya. Den Yealta mengatakan, Gubernur Nurdin memiliki harapan dan komitmen yang tinggi untuk mengembangkan kawasan bebas di Pulau Dompak dan Senggarang menjadi kawasan investasi. Dengan adanya investasi, diharapkan terjadi pengurangan angka pengangguran, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Investasi tidak hanya menambah pendapatan daerah, melainkan meningkatkan perekonomian daerah. "Sinergisitas yang terbangun dengan pemerintah berdampak positif dalam pengembangan FTZ. Hari ini kita lihat banyak hal yang dapat diraih untuk meningkatkan investasi di kawasan bebas di Tanjungpinang," ujarnya. Den Yealta mengemukakan kawasan bebas di Pulau Dompak dalam waktu dekat akan semakin menarik setelah PT Terera menghibahkan lahannya untuk pembangunan jalan. Perusahaan itu juga bersedia bekerja sama jika ada investor tertarik berinvestasi di Dompak. "Mereka bersedia lahannya dipergunakan untuk kepentingan investasi. Itu tertuang dalam MoU," ucapnya. Den Yealta mengemukakan lahan yang disiapkan di Pulau Dompak dapat dikembangkan untuk industri halal setelah pabrik rokok dibangun di kawasan itu. BP FTZ Tanjungpinang sudah mempromosikan rencana tersebut kepada sejumlah pengusaha di Arab Saudi dan negara lainnya. "Kami yakin kawasan bebas di Dompak dan Senggaran akan berkembang, apalagi pemerintah mendukungnya. Ini adalah energi positif," katanya. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri