TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 24-May-2019 | Pukul : 16:11:58 , Selamat Sore !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Kemendag Sidak Gudang Daging Beku Impor

Penulis asiik1 - 24 April 2018
342
Ilustrasi Foto Foto Oleh : Asiik3

Tanjungpinang - Tim dari Kementerian Perdagangan melakukan sidak di gudang daging beku impor milik PT Dewi Kartika Storage di Jalan MT Haryono Tanjungpinang, Senin.

Sidak tersebut sekaligus memantau persediaan pangan menjelang puasa dan Idul Fitri di Tanjungpinang.

Kepala Badan Pengkajian dan Perdagangan Kemendag, Kasan, di gudang penyimpanan daging beku milik PT Dewi Kartika Storage, mengatakan, persediaan daging sapi beku impor mencukupi hingga lebaran, bahkan harganya Rp69.000/kg, relatif lebih murah dari harga eceran rata-rata nasional.

"Perusahaan ini memiliki persediaan daging beku yang cukup. Kebutuhan dalam sebulan 2 ton, sedangkan persediaan mencapai 10 ton," kata Kasan, yang didampingi Kepala Disperindag Kepri Burhanudin dan sejumlah staf dari Disperindag Tanjungpinang.

Kasan juga memeriksa ruang pendingin tempat menyimpan daging sapi beku yang diimpor dari Australia. Ia memeriksa kelengkapan perijinan impor, termasuk ijin gudang.

Ia menjamin daging yang dijual perusahaan itu sehat. "Daging in sehat, dan halal. Saya sudah pernah berkunjung ke Australia untuk menyaksikan bagaimana proses penyembelihan hingga pemotongan daging beku ini," ucapnya.

Tim Kemendag juga akan memantau penjualan daging beku yang dijual di pasar tradisional.  Selain melakukan sidak di gudang daging beku, tim Kemendag juga memantau arus keluar dan masuk barang di Pelabuhan Sri Payung, Batu 6 Tanjungpinang. Ia juga akan memeriksa ketersediaan beras dan bahan pangan lainnya.

"Kami memeriksa jalur distribusi barang, termasuk ketersediaan bahan pangan. Untuk kali ini khusus di Tanjungpinang," tegasnya.

Sementara terkait ketersediaan pangan di Natuna dan Kepulauan Anambas, kabupaten yang paling jauh dari pusat Pemerintahan Kepri baru akan dipantau pada H-10 Idul Fitri oleh tim gabungan."Sekarang khusus di Tanjungpinang saja. Kami juga pantau barang-barang impor terkait label SNI," katanya.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri