TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 20-Sep-2019 | Pukul : 01:18:58 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis Asiik2 - 25 April 2018
237
Foto Oleh : Asiik3
Pemerintah Provinsi Kepri Pemprov Kepri akan terus mengawasi ketersediaan bahan pokok jelang bulan Ramadhan (puasa) dan Hari Raya Idul Fitri (Lebaran)1429 H /2018. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah usai membuka Rapat Koordinasi 'Identifikasi Barang Kebutuhan Pokok Masyarakat Kepri menjelang puasa dan Idul Fitri 1429 H / tahun 2018 Pemerintah Provinsi Kepri di CK Hotel Tanjungpinang,Selasa (24/4). "Kami akan terus mengawasi ketersedian bahan kebutuhan pokok tersebut di pasaran," ujar Sekda Karena lanjut Sekda, ketersediaan barang di pasar ini mempengaruhi kestabilan harga barang, apalagi jelang puasa dan hari raya lebaran. "Ada dan tidaknya Ketersediaan Kebutuhan Pokok tersebut sering membuat gejolak harga di masyarakat, ini yang kita hindari," ungkap Sekda. Untuk itu, lanjut Sekda pihaknya meminta Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kepri untuk mengawal dan mengawasi terus ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat ini khususnya beras,gula serta minyak goreng. "Jangan sampai ada penimbunan di gudang atau stok digudang menipis dan membuat pedagang nakal menaikan harga di moment puasa tersebut," ungkap Sekda. Sementara itu,Kepala Disperindag Kepri Burhanuddin mengatakan rapat koordinasi ini merupakan upaya rutin yang dilakukan pihaknya untuk mengetahui dan mengidentifikasi ketersediaan bahan pokok jelang perayaan hari besar baik puasa maupun lebaran. "Karena persoalan yang selalu terjadi dan menjadi gejolak di masyarakat adalah kenaikan harga di waktu-waktu tersebut," ujar Burhanuddin. Ini yang kita hindari, lanjut Burhanuddin. Untuk itu, bersama tim Kementrian Perindustrian dan Perdagangan RI pihaknya pun telah melakukan sidak dan pemantauan langsung ke gudang-gudang dan pasar yang ada di Tanjungpinang untuk mengecek persediaan kebutuhan pokok tersebut. "Alhamdulillah, hingga 4 bulan kedepannya stok dan persediaan kebutuhan pokok kita cukup,baik itu beras,gula hingga daging beku" ungkap Burhanuddin. Meskipun begitu, lanjut Burhanudin pihaknya akan terus memantau dan mengawasi pelaksanaan kegiatan perdagangan dan kebutuhan barang pokok di Provinsi Kepri menjelang hingga pelaksanaan puasa dan lebaran. "Semoga untuk tahun ini sama seperti tahun 2017 lalu, tidak ada gejolak harga yang terjadi saat puasa dan hari raya lebaran di seluruh Provinsi Kepri," ungkap Burhanuddin. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri