TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 18-Sep-2019 | Pukul : 14:54:58 , Selamat Siang !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis SN - 16 October 2018
95
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
BATAM - Walikota Batam HM Rudi menjelaskan, pembangunan infrastruktur akan terus dijalankan di tengah keterbatasan anggaran. Dengan kondisi saat ini, penyelesaian pembangunan infrastruktur jalan diprediksi butuh 10 tahun. “Kalau berjalan baik, 2025 jalan-jalan di Batam akan sesuai harapan kami,” kata Rudi di Gedung Pusat Informasi Haji, Batam Centre, Kota Batam, Senin (15/10). Pembangunan infrastruktur jalan sangat berkaitan dengan upaya pemerintah pusat menjadikan pariwisata sebagai sektor utama menyokong pembanguan ekonomi masyarakat. Dengan baiknya infrastruktur, memperlihatkan menariknya sebuah kota. Hal itu tentu berimbas pada tingkat kenyamanan wisatawan di sebuah kota. “Sudah ada peningkatan jumlah wisatawan asing yang datang ke Batam, tahun ini sekitar 1,4 juta orang,” papar Rudi. Selain dukungan melalui pembangunan infrastruktur, Pemerintah Kota (Pemkot) Batam juga berupaya menghadirkan sumber daya manusia yang mumpuni di sektor pariwisata. Ini diaplikasikan dalam bentuk pemberian pelatihan dan sertifikasi pada pekerja di sektor pariwisata. Pada 2018, Pemkot Batam memberikan pelatihan dan sertifikasi pada 2.320 peserta. Sekitar 800 peserta adalah mereka yang menekuni bidang pariwisata. Sementara untuk 2019, pemerintah menganggarkan sekitar Rp 23 miliar untuk serifikasi dan pelatihan. Dana ini diperkirakan mampu mengakomodasi pelatihan untuk sekitar 4.000 peserta. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri