TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 19-Jul-2019 | Pukul : 03:32:15 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Ajak Masyarakat Kepri Sumbang Kosakata Masuk KBBI

Penulis Asiik2 - 27 April 2018
270
Ajak Masyarakat Kepri Sumbang Kosakata Masuk KBBI Foto Oleh : Asiik3

Tanjungpinang - Pusat Pengembangan dan Perlindungan Kosa Kata Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui Kantor Bahasa Provinsi Kepri menyelenggarakan acara Diseminasi Pengayaan Kosa Kata Bahasa Indonesia di Confort Hotel Tanjungpinang,Kamis (26/4).

Diseminasi Pengayaan Kosa Kata ini dilakukan dalam rangka menjaring dan menyusun kosa kata bahasa Melayu untuk dimasukkan kedalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring yang bakal diluncurkan.

Hal ini disampaikan Peneliti Pengembangan dan Pembinaan bahasa Badan Pengembangan dan Perlindungan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Drs Menuk Hardaniwati M.Pd dalam sambutannya.

Menuk menuturkan acara Diseminasi ini bertujuan untuk ikut melibatkan masyarakat khususnya Melayu Kepri untuk menyumbangkan kata-kata bahasa Melayu yang bakal masuk dalam KBBI Daring.

"Seiring berjalannya waktu banyak kata-kata baru yang diperbaharui untuk dimasukkan dalam KBBI daring dan dibukukan," ungkap Menuk.

Apalagi melihat, bahasa Melayu merupakan cikal bakal bahasa Indonesia sehingga dirasa perlu untuk kembali menambah bahasa Melayu masuk menjadi kosa kata  ke dalam KBBI tersebut.

"Untuk itu melalui kegiatan diseminasi ini dikumpulkan peserta dari berbagai kalangan baik Mahasiswa, dosen, guru, tokoh adat dan masyarakat Kepri lainnya sebagai penyumbang saran penyusunan kosa kata pada KBBI daring ini," ungkap Menuk.

Sementara itu, Perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Drs.Ing Kalwin Salim selaku pembicara mengatakan bahwa pemerintah Provinsi Kepri melalui dinas pendidikan provinsi Kepri memiliki kewenangan untuk mengembangkan bahasa daerah menjadi salah satu pembelajaran bagi generasi muda Kepri.

"Pemprov Kepri telahpun membuat kebijakan dan memiliki kewajiban untuk menjaga bahasa daerah agar tidak terkikis," ujar Kalwin.

Salah satunya, lanjut Kalwin dengan ikut mendorong pengembangan bahasa Melayu.

"Termasuk Diseminasi Pengayaan Kosa Kata bahasa Melayu masuk ke KBBI daring ini," ungkap Kalwin.

Sehingga lanjut Kalwin, bahasa Melayu Kepri tak hanya menjadi bahasa daerah namun juga dapat menjadi bahasa pengantar bahasa Indonesia dalam  kehidupan sehari-hari.(asikk2)

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri