TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 16-Jun-2019 | Pukul : 05:33:58 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Kemensos RI Lingga Gelar Sosialisasi Kasus Kekerasan Anak

Penulis SN - 23 October 2018
148
Ilustrasi Foto Oleh : Diskominfo Kepri

LINGGA - Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) Kementerian Sosial RI Kabupaten Lingga melakukan sosialisasi terkait maraknya kasus kekerasan terhadap anak di sekolah wilayah Kabupaten Lingga, Senin (22/10). Sakti Peksos bekerja sama dengan pihak sekolah khususnya MTS Negeri Lingga, Kabupaten Lingga, untuk melakukan kegiatan penyuluhan di sekolah tersebut dengan agenda Sakti Peksos Goes To School. Sasaran kegiatan itu yakni pengurus Osis, anak yang bermasalah di sekolah dan beberapa orang guru dengan jumlah peserta 62 orang.

Sakti Peksos Kementerian Sosial RI Kabupaten Lingga, Ike Monika, berharap dengan adanya sosialisasi seperti ini dapat memberikan pemahaman kepada pelajar dan guru tentang dampak dan bahaya kekerasan yang terjadi di wilayah sekolah terhadap psikis dan pembentukkan karakter anak. “Kita mengadakan sosialisasi ini dengan tujuan memberikan pemahaman kepada anak dan guru bahwa tindak kekerasan yang terjadi di sekolah baik anak sebagai pelaku atau anak sebagai korban tidaklah baik bagi perkembangan psikis anak,” tegasnya. Ike menuturkan, tindak kekerasan yang dilakukan seperti kekerasan fisik, emosional, seksual dan ekonomi terdapat ancaman pidana. Menurutnya dengan adanya penyuluhan ini dapat mencegah dan meminimalisir tindak kekerasan yang terjadi pada anak, agar tercipta lingkungan sekolah ramah anak.

Tercatat dari Januari sampai 22 Oktober 2018 ada 20 kasus yang melibatkan anak sebagai korban dan anak sebagai pelaku yang terlaporkan. “Diantaranya ada 5 kasus pencabulan, 6 kasus kekerasan/penganiayaan, 8 kasus pencurian dan 1 kasus perlakuan salah, 2 diantaranya kasus kekerasan/penganiayaan terjadi di wilayah sekolah,” terang Ike. Dengan diselenggarakannya sosialisasi ini, Ike berharap akan tercipta sekolah ramah anak di Kabupaten Lingga. “Dan hak-hak anak untuk mendapatkan perlindungan pun dapat terpenuhi sesuai dengan UU SPPA Nomor 11 tahun 2012 Tentang Perlindungan Anak,” katanya.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri