TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 16-Jun-2019 | Pukul : 05:33:53 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Kesbangpol dan Pengurus FPK SUMUT Kunjungi Kesbangpol Kepri Bahas Perkembangan Peran Forum Pembauran Kebangsaan

Penulis sugiarto doso - 24 October 2018
391
Kepala kesbangpol kepri ir Lamidi MM menyerahkan cinderamata berupa miniatur cogan kepada ketua FPK Sumut saat mengunjungi kesbangpol kepri untuk study komperatif FPK, Senin (22/10). Foto Oleh : Sugiarto Doso

TANJUNGPINANG - Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) dan jajaran pengurus Forum Pembauran Kebangsaan Provinsi Sumatra Utara ( Sumut) melakukan kunjungan kerja(kunker) ke Badan Kesbangpol Provinsi Kepri.

Kunjungan dilakukan untuk tukar menukar informasi dan study komperativ dalam bidang perkembangan peran Forum Pembauran Kebangsaan kesbangpol (FPK)

Kunjungan diterima langsung Kepala Badan Kesbangpol Kepri, Ir Lamidi, MM ,diruang rapat Badan kesbangpol, Senin (22/10) siang. Turut mendampingi Sekretaris Kesbangpol Herman Prasetya, Se Ak. MM, Kabid. Ketahanan Ekonomi, Ir. Isrofil, Kabid Ideologi wawasan Kebangsaan kesbangpol Drs Syamsir, Kabid Ketahanan Seni Budaya Agama, Drs. Syamsul Khairil, Kasubid Ketahanan Ideologi Sugiarto Doso dan Kasubag  Umum Kepegawaian Drs Syafaruddin. 

Ketua FPK Sumut DR. Arifinsyah menyebutkan dirinya bersama belasan orang rombongan FPK termasuk Kabid idwasbang kesbangpol Sumut Ahmad Msi, menyebutkan kedatanganya disamping untuk silaturahmi juga mengungkapkan dipilihnya Provinsi Kepri sebagai daerah tujuan study komperatif apabila melihat uniknya provinsi kepri yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia, Singapore, Vietnam Dan Thailand, pulaunya banyak sampai 2 ribuan tapi tetap adem ayem, begitu juga dengan wilayah perbatasan negara tentu rentan persoalan pengaruh asing terhadap perkembangan masyarakat dan mempengaruhi persatuan dan kesatuan bangsa disini.

Bagaimana kiatnya dalam mengatasi persoalan tersebut, terlebih provinsi dikelilingi banyak lautan juga. Arifinsyah juga menyebutkan peran FPK penting dalam menghindari konflik horizontal. 

Dalam penjelasanya Ir Lamidi yang juga mantan Sekda Bintan ini .memaparkan geografis Kepri yg 96% adalah lautan tentu memiliki permasalahan tersendiri khususnya masalah pengawasan. Terlebih banyaknya pelabuhan pintu masuk tidak hanya yang resmi tapi juga yang illegal alias pelabuhan tikus. 

Kepri tentu memiliki kerawanan tersendiri.,tidak hanya masalah orang asing tapi juga ilegal fishing, serta konflik lainya baik tenaga kerja, lahan sumber daya alam dan lainya.Untuk konflik SARA tidak ada dan belum ada hal menonjol yang muncul. Jikapun terjadi hal tersebut karena hal kecil dan dibawa bawa nama Suku untuk mengatasinya kita menyerahkan/memanggil kepada ketua suku Atau tokoh tokoh  yang bersangkutann untuk menyelesaikanya termasuk juga tokoh agama, dan alhamdulilah selalu clear, tutur pria murah senyum ini. 

Menutup pertemuan kunjungan silaturrahim antar Kesbangpol dan FPK Sumut dan Kesbangpol Kepri dilakukan pertukaran cendramata dan photo bersama. Pada kesempatan tersebut. Ir Lamidi mendapatkan kain ulos sebagai tanda persaudaraan dan keakraban Sumut- Kepri. Ketua FPK tersebut, juga mengucapkan terima kasih atas penyambutan dan pelayanan yang diberikan Kesbangpol Kepri. 

Semoga tahun depan kami dapat berkunjung di Provinsi Sumut sebagai kunjungan balasan kami,kata kasubag umum dan kepegawaian kesbangpol kepri, Saparuddin  S. Sos.

Ditambahkanya kunjungan Ini merupakan moment penting dalam sharing informasi,ungkapnya

Editor. Afrizal SE

Dipublish Oleh - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik