TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 17-Jul-2019 | Pukul : 03:24:14 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

KPU Karimun Sisir Ulang DPTHP-1

Penulis SN - 24 October 2018
133
Ilustrasi Foto Oleh : Diskominfo Kepri

KARIMUN - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau mencacah kembali Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan 1 (DPTHP-1) untuk menyisir kesalahan data pemilih. "Kita cacah dan sisir kembali terhadap data pemilih yang bermasalah, seperti pemilih ganda, sudah meninggal dunia atau pindah ke daerah lain," kata Ketua KPU Karimun Eko Purwandoko di Tanjung Balai Karimun, Selasa (23/10).

Dilansir Antara, Eko Purwandoko menjelaskan pencacahan data pemilih dalam DPTHP-1 itu disejalankan dengan penjaringan pemilih melalui Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) yang dilaksanakan 1-28 Oktober 2018. Eko menyebutkan jumlah pemilih yang terjaring melalui GMHP cukup banyak, namun data yang masuk akan dicacah dan dicocokkan dengan data pemilih dalam DPTHP-1, sehingga tidak ada yang tercatat ganda, atau pemilih yang ternyata sudah meninggal dunia.

Lebih lanjut, Eko menjelaskan animo masyarakat untuk mengecek apakah sudah terdaftar sebagai pemilih cukup bagus. Selain mengecek di posko-posko GMHP, beberapa warga juga datang langsung ke kantor KPU Karimun untuk memastikan apakah mereka sudah terdaftar sebagai pemilih. "Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat, dan kami tetap mengimbau kepada seluruh warga untuk sama-sama memastikan telah terdaftar sebagai pemilih," kata dia.

Sementara itu, Komisioner KPU Karimun Mardanus mengatakan pihaknya melalui GMHP juga melakukan penjaringan terhadap pemilih potensial yang telah memenuhi syarat, seperti pelajar yang memasuki usia 17 tahun menjelang hari Pemilu 2019.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri