TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 23-Sep-2019 | Pukul : 07:45:35 , Selamat Pagi !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis SN - 24 October 2018
106
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
BATAM - Wakil Gubernur H Isdianto berharap agar esensi ajaran agama untuk benar-benar dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Ketua Forum Kerukunan Umat Beragam (FKUB) Provinsi Kepri ini menegaskan bahwa penguatan ini guna membentengi agar dalam praktek kehidupan sehari-hari, perilaku tetap pada koridor semestinya dan tidak menyimpang ke hal-hal yang aneh dan dilarang dalam ajaran agama. “Saat ini, tidak jarang kita temui kasus menyimpang dari prilaku yang tidak sesuai fitrah manusia itu sendiri. Seperti yang  kita kenal saat ini dengan istilah LGBT,” kata Wagub usai menerima Panitia Pesta Peresmian GKPI Jemaat Khusus Sekupang dan Penggalangan Dana Pembangunan Wilayah X Kepri di Kantor Wakil Gubernur Lantai 6 Graha Kepri Batam, (23/10). Menurut Wagub, prilaku-prilaku yang menyimpang akan ditolak. Karena selain tidak sesuai ajaran agama juga tidak pantas ada di bumi Melayu khususnya dan Indonesia umumnya. Wagub bahkan meminta betul, pelaku yang terlibat dalam praktek menyimpang untuk ditindak sesuai aturun hukum yang berlaku. “Pihak berwenang untuk mengusut tuntas kasus ini. Termasuk  pelaku yang menggunakan media sosial dalam melancarkan aksi,” katanya. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kepri juga akan terus mendorong agar kehidupan  beragama di Kepri makin membaik. Caranya dengan memberikan perhatian dan bantuan kepada seluruh elemen  umat  beragama.  Wagub juga berjanji akan terus merangkul seluruh elemen masyarakat dan forum keagamaan. Hal ini agar terus hidup rukun dan memberikan pengajaran  yang benar sesuai agamanya. Termasuk komitmennya, yang akan bersedia menghadiri setiap kegiatan keagamaan. “Asal tidak berbenturan waktu saya siap hadir,” tegasnya di depan rombongan audensi pimpinan Pendeta Bangun Tampubolon yang akan menggelar acara pada 11 November 2018 mendatang di Gereja GKPI Sekupang Batam. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri