TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 16-Jun-2019 | Pukul : 06:40:26 , Selamat Pagi !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Kantor Pertahanan Kepri Adakan Sarasehan Pertahanan Negara Pejabat Tinggi Polda,Kesbangpol,Dewan Hadir

Penulis sugiarto doso - 25 October 2018
347
Kantor Pertahanan Provinsi Kepri menggelar sarasehan Pertahanan Negara dilingkungan pendidikan ancaman non militer dilingkungan generasi muda, di auditorium Kampus Umrah, Dompak Rabu (24/10). Foto Oleh : Sugiarto Doso

TANJUNGPINANG - Kantor Pertahanan Provinsi Kepri menggelar sarasehan Pertahanan Negara dilingkungan pendidikan ancaman non militer dilingkungan generasi muda, di auditorium Kampus Umrah, Dompak Rabu (24/10).

acara penting tersebut dihadiri, pejabat tinggi Polda Kepri Wakapolda Brigjen Pol Drs. Yan Fitri Halimansyah, Kepala Bidang Ideologi wawasan kebangsaan Drs. Syamsir, Anggota Komisi I DPRD Kepri Sarapudin Aluan, SH, MH, koordinator Intel Kejati Kepri, perwakilan Lantamal IV Tanjungpinang.Acara Sarasehan diikuti puluhan mahasiswa dari BEM Umrah,Stisipol,Poltekes,Akbid Anugrah Bintan serta anggota Resimen Mahasiswa (Menwa). 

Kerangka berpikir kegiatan ini adalah Pemerintahan negara ditujukan untuk melindungi kepentingan nasional dan mendukung kebijakan nasional di bidang pertahanan.

Kepentingan nasional tersebut akan terwujud melalui pembangunan nasional di segala bidang termasuk pembangunan bidang pertahanan. 

Sementara itu pembangunan bidang pertahanan perlu disiapkan sejak dini melalui pemberdayaan wilayah pertahanan yang pada hakekatnya merupakan bagian dari pembangunan di daerah yang seharusnya memperhatikan pembinaan kemampuan
pertahanan negara.

Pemberdayaan wilayah pertahanan dilaksanakan dengan pembangunan pertahanan di wilayah yang diselenggarakan oleh Pemerintah bersama dengan pemerintah daerah, dan partisipasi segenap komponen masyarakat termasuk lingkungan pendidikan dan pekerjaan.

Implementasi pemberdayaan wilayah pertahanan yang seharusnya dikoordinasikan dengan kementerian/lembaga terkait terutama pemerintah daerah secara terintegrasi dan terpadu dalam mengelola sumber daya nasional untuk kepentingan pembangunan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan dan pertahanan negara belum dilaksanakan secara maksimal, terintegrasi dan terpadu.

Apabila pemberdayaan wilayah pertahanan ini tidak berjalan maka fungsi pemerintahan di bidang pertahanan tidak terlaksana dengan baik, yang berakibat pada lemahnya sistem pertahanan. 

Menyikapi permasalahan tersebut, Kementerian Pertahanan melalui Perwakilan Kemhan di Provinsi Kepri mengadakan kegiatan Pemberdayaan Wilayah Pertahanan di wilayah Kepri melalui sarasehan tentang pertahanan negara di lingkungan pendidikan Kepala Kantor Pertahana Kepri Brigjen TNI Andarias Pong Bija menyebutkan tujuan dari kegiatan sarasehan . Terbentuknya keteladanan generasi muda di lingkungan pendidikan dan pekerjaan khususnya Menwa dalam menciptakan tatanan kehidupan yang bersih, sehat dan berkarakter.

b. Meningkatnya pengetahuan dan wawasan berbangsa generasi muda di lingkungan pendidikan dan pekerjaan khususnya Menwa.

c. Meningkatnya pemahaman tentang perkembangn ancaman non militer di lingkungan pendidikan dan pekerjaan khususnya Menwa.

Narasumber dalam kegiatan sarasehan yaitu pemaparan  Program menwa didaerah prov kepri oleh wadanmenwa fendi hidayat. 

Dan perkembangan ancaman non militer dilingkungan pendidikan oleh kepala PKP Kepri Brigjen tni pong bija.

Brigjen TNI Pong Bija dalam materinya menyebutkan, mahasiswa insan intelektual, mesti hindari ancaman.

Ada 7 dimensi ancaman non militer, legislasi, politik ideologi,teknologi, hukum, ekonomi, Satu hal yang patut diketahui semua negara ingin menguasai sumber daya alam indonesia.

Anggota DPRD kepri Sarafudin Aluan SH menyambut baik kegiatan ini hal penting agar generasi muda di kepri memahami tentang bahaya non militer ini dan bisa mengetahuinya dan mewaspadainya. Anak anak jaman now sangat rentan serangan proxi war ini, dia bisa lewat internet, narkoba hedonisme dan seks bebas, tuturnya. 

Editor Afrizal SE

Dipublish Oleh - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik