TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 27-Jun-2019 | Pukul : 13:08:52 , Selamat Siang !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Pengadaan APK Pemilu 2019 di Kepri Terlambat

Penulis asiik1 - 26 October 2018
112
Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kepulauan Riau (Bawaslu Kepri) berpendapat pengadaan Alat Peraga Kampanye (APK) terlambat karena sudah sebulan tahapan kampanye dilaksanakan. Foto Oleh : Asiik3

TANJUNGPINANG - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kepulauan Riau (Bawaslu Kepri) berpendapat pengadaan Alat Peraga Kampanye (APK) terlambat karena sudah sebulan tahapan kampanye dilaksanakan.

"Harusnya sudah diberikan kepada peserta pemilu saat dibuka tahapan kampanye pada 23 September 2018," kata Komisioner Bawaslu Kepri Indrawan, di Tanjungpinang, Kamis.

Menurut dia, APK yang difasilitasi KPU semestinya sudah dicetak, disalurkan dan dipasang di kawasan yang ditetapkan KPU. Sampai sekarnag APK yang terpasang milik peserta pemilu, bukan yang difasilitasi KPU.

Terkait permasalahan itu, Indrawan mengatakan pihaknya sudah mempertanyakan kepada KPU Kepri. Dari jawaban KPU Kepri ternyata mereka menghadapi permasalahan anggaran dan desain dari peserta pemilu. Sampai sekarang masih ada partai yang belum menyerahkan desain.

"Kami berharap APK sebagai sarana sosialisasi segera disiapkan sesuai tahapan," ujarnya.

Terkait pelanggaran APK oleh peserta pemilu, Indrawan menjelaskan APK yang diamankan oleh petugas Bawaslu kabupaten dan kota dapat diambil oleh peserta pemilu. Desain, jumlah dan ukuran APK harus disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Indrawan juga mengingatkan peserta pemilu untuk memasang APK sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Kami akan terus memantauan intensif untuk menciptakan pemilu yang berkeadilan," tegasnya.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri