TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 27-Jun-2019 | Pukul : 13:01:18 , Selamat Siang !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Walikota Tanjungpinang Serukan Bersatu Peduli Anak

Penulis SN - 29 October 2018
113
Ilustrasi Foto Oleh : Diskominfo Kepri

TANJUNGPINANG - Walikota Tanjungpinang Syahrul mengajak semua pihak bersatu peduli terhadap anak-anak korban praktik prostitusi serta peduli dengan sikap anak yang menyimpang. Hal tersebut setelah beberapa hari belakangan mencuat masalah-masalah anak di bawah umur di Kota Tanjungpinang. "Dengan munculnya ini, kita tidak perlu saling menyalahkan. Namun hal ini adalah tanggung jawab bersama, bagaimana untuk bekerja sama menyelesaikan. Bukan hanya pemerintah dan lainnya, karena ini menyangkut anak, maka semua harus ikut bertanggung jawab," kata Syahrul, Minggu (28/10).

Dilansir Haluan Kepri, Syahrul memaparkan karakter dan sikap anak-anak merupakan tanggung jawab pertama orang tua, kemudian kedua sekolah dan ketiga masyarakat dan pemerintah. "Saya berharap hal ini bisa difungsikan. Jadi tidak bisa disalahkan pemerintah, guru atau Dinas Pendidikan, tetapi semua harus bertanggung jawab dan berperan," ujarnya. Terkait masalah ini, Syahrul menyampaikan kedepan dirnya menginginkan anak-anak usia sekolah di Kota Tanjungpinang ditanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini.

Selain itu Pemko Tanjungpinang akan melakukan kerja sama dengan Kemenag Kota Tanjungpinang dalam dalam membina dan menjaga akhlak serta karakter anak-anak. "Kedepan kita akan kerja sama dengan berbagai pihak khususnya Kemenag, baik guru, pembina osis, guru agama semua harus bersinergi, tanggung jawab kriminalitas seperti ini jangan dilimpahkan dengan Satpol PP saja," ujar Syahrul. Masih dikatakan Syahrul, masalah yang selama ini terjadi di luar batas perilaku anak di bawah umur dan ini merupakan kelalaian karena penyimpangan yang dilakukan oleh tempat-tempat yang sudah diberikan izin oleh pemerintah.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri