TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 07-Apr-2020 | Pukul : 04:06:31 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis Asiik3 - 05 November 2018
108
Foto Oleh : Asiik3
BINTAN - Pemerintah Kabupaten Bintan menerapkan program Magrib Mengaji, merupakan program lanjutan 15 menit mengaji sebelum dimulainya pelajaran sekolah yang telah diterapkan sebelumnya. Program yang juga dinamai "Bintan Bershalawat dan Mengaji" ini mulai diterapkan Kamis 1 November 2018, ditandai dengan mengaji Surah Yasin bersama diikuti 36.200 anak di seluruh masjid dan surau yang ada di Kabupaten Bintan. Bupati Bintan menjelaskan, diterapkannya program yang dilaksanakan setiap Kamis malam dalam setiap pekan ini didasari oleh kekhawatiran lunturnya tradisi mengaji Al Quran di kehidupan masyarakat Bintan, terlebih di era teknologi saat ini.  "Banyak anak-anak yang diketahui sudah tidak lagi mengaji setelah tamat SMP. Ini salah satunya dipengaruhi oleh gencarnya serangan teknologi, seperti gadget. Memang sulit untuk mencegah. Tapi setidaknya ini bisa membatasi," paparnya. Dalam penerapannya, Pemkab Bintan menerbitkan buku panduan. Dimana buku ini menjadi semacam buku kendali, karena wajib diisi dan ditandatangani pengurus masjid atau surau. Selain itu, kewajiban anak-anak Bintan dalam mengikuti program ini nantinya akan dibarengi dengan inovasi yang bersifat membuat anak-anak nyaman dalam melaksanakannya. Semisal membuat perlombaan atau cerita telan nabi. "Seluruh pejabat Bintan, mulai dari eselon IV hingga eselon II wajib mengawasi pelaksanaannya. Setiap pejabat wajib mengawasi satu masjid atau surau. Tugas pejabat Bintan adalah bagaimana program ini bisa berjalan," ujar Apri lagi. Dijelaskannya pula, selain program "Magrib Mengaji", Pemkab Bintan juga berencana akan memberlakukan kegiatan serupa bagi anak-anak di luat beragama Islam. "Bagi anak-anak di luar Islam nantinya tentu akan menyesuaikan waktu ibadah sesuai agama masing-masing," tutup Apri. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri