TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 29-Mar-2020 | Pukul : 02:20:40 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis SN - 06 November 2018
211
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
NATUNA - Belasan kelompok pelajar dari tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Taman Kanak-kanak (TK) di Natuna beradu kepiawaian menari tarian persembahan di Gedung Sri Srindit, Ranai, Sabtu (3/11). Acara yang di taja oleh Sanggar Langkadura itu untuk melestarikan kesenian dan kebudayaan melayu kepada peserta didik. Dilansir Haluan Kepri, belasan kelompok tari dari masing-masing perwakilan sekolah TK dan SD itu akan memperebutkan hadiah jutaan rupiah dalam rangka hari jadi ke-17 Sanggar Langkadura. Kegiatan itu terlaksana atas dukungan dan kerjasama dari Kemendikbud, Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Natuna. "Ini adalah momentum dimana anak didik kita untuk melestarikan kesenian dan kebudayaan melayu. Pemerintah sangat apresiatif dengan acara ini," kata Kadisdikpora Natuna, Suherman saat membuka secara resmi lomba tari. Ketua Panitia, Nurul Huda menyebutkan, pada lomba kali ini, pihaknya tidak hanya melibatkan pelajar tingkat SD dan TK. Tetapi juga tingkat SMP dan SMA. Hanya saja jenis tarian yang dilombakan berbeda. "Anak TK dan siswa kelas 1 SD membawakan tarian Persembahan. Siswa kelas 3 SMP dan 1 SMA membawakan tarian Serampang Duabelas," paparnya. Adapun pada lomba tari ini, diikuti 16 tim peserta dari TK dan SD. Kemudian 12 tim dari SMP dan SMA. Para pemenang akan mendapatkan sertifikat dan uang pembinaan. "Alhamdulillah, acaranya berjalan lancar. Pada prinsipnya, peserta cukup piawai saat membawakan tarian melayu ini. Namun pada penilai dewan juari, poin penting terdapat pada senyum si penari. Sebab tarian ini lebih kepada penyambutan tamu, sehingga penari harus terlihat ramah dan senyum," tutupnya. Terlihat hadir pada acara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Natuna, Erson Gempa Afriandi serta para Kepala Sekolah dan guru pendamping. "Meskipun belum berhasil, kami sangat bangga, karena murid-murid kami sudah bisa membawakan tarian persembahan dengan baik, tinggal di perbaiki sedikit lagi supa lebih sempurna," timpal Bunda Sartini yang mendampingi tim dari SDN 003 Air Lengit, Kecamatan Bunguran Tengah. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri