Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 15-Nov-2018 | Pukul : 03:38:28 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

TUTUP
Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau

Wagub Kepri Hadiri Rapat FKUB Provinsi Kepri Kaban Kesbangpol Mendampingi

Penulis sugiarto doso - 06 November 2018

Teks foto. Wakil Gubernur Kepri Isdianto S. sos, Msi didampingi Kaban Kesbangpol Kepri ir Lamidi MM, saat pimpin rapat FKUB, di Rupatama,kantor Gubernur Kepri, Dompak, Senin (5/11). Foto Oleh : Sugiarto Doso

TANJUNGPINANG - Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau H. Isdianto S. sos Msi hadiri dan pimpin Rapat pertemuan Forum Komuikasi Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kepulauan Riau,di ruang rapat utama lantai 4 kantor Gubernur provinsi kepri. 

Turut hadir jajaran pengurus FKUB, kepala kesbangpol Ir. Lamidi, MM. Sekretaris Kesbangpol Herman Prasetya SE, Ak. MM, Kabid Ketahanan Ekonomi Ir. Isrofil  kabid ketahanan seni budaya agama Drs syamsul Khairil, kasubid ketahanan seni, budaya agama Riyusni Vayanti, SE, Kasubid perilaku ormas,Lsm Drs. indra Syahputra ,Kasubid ketahanan ideologi negara Sugiarto Doso. Kemenag diwakili Mursal.

Isdianto dalam salam pembukanya, menyebutkan Rapat Rutin Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kepri sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban Pemerintah kepada masyarakat dalam upaya menciptakan suasana kehidupan beragama yang kondusif di Provinsi Kepulauan Riau.

Melalui Rapat Rutin Forum Komunikasi Umat Beragama kali ini, diharapkan pula dapat mempererat tali silaturahmi antara Dewan Pembina dan Dewan Pengurus FKUB Provinsi Kepri Periode 2017-2021 dan yang paling utama adalah dapat dimanfaatkan sebagai forum komunikasi dalam mendapatkan berbagai informasi penting yang terkait dengan kerukunan umat beragama di Provinsi Kepulauan Riau.kata Isdianto.

Soal FKUB dikatakan ketua dewan pembina FKUB ini, Forum ini memiliki fungsi untuk  Memelihara Kerukunan dan  Memberdayakan umat beragama. 

Oleh karena itu FKUB hendaknya dapat mengidentifikasi hambatan dan kendala di lapangan agar dapat ditemukan upaya untuk mengoptimalkan peran dan fungsi FKUB didalam kepengurusan FKUB atau adanya pengurus yang mengundukan diri perlu kiranya segera ditindaklanjuti agar tidak berlarut-larut sehingga akan mengganggu kinerja FKUB. 

Isdianto  sebagai Ketua Dewan Pembina berharap terjalin kerjasama yang solid antara sesama pengurus FKUB maupun antara FKUB dengan pemerintah.

Dia juga berharap  FKUB kabupaten/ kota dalam memberikan rekomendasi pendirian rumah ibadah harus penuh kehati-hatian, disesuaikan dengan kondisi masyarakat setempat, diteliti, dibahas, difahami, diputuskan bersama tidak hanya keputusan Ketua FKUB karena keputusan yang diambil cukup rawan.

Dalam rangka menyambut Pemilu Tahun 2019 yang akan datang Saya berharap FKUB dapat menjaga netralitas dan berperan aktif dalam menciptakan suasana rukun dan damai.

Usai membuka rapat, Wagub tidak bisa ikut sampai selesai karena ada agenda lainya.

Untuk itu rapat ini dapat Membuahkan hasil maksimal sembari menyebutkan menyebutkan masukan FKUB sangat diharapkan untuk Gubernur, Sementara itu Sebelum Pergi Isdianto minta paparan sedikit dari Ir Lamidi. Ir Lamidi dengan sigapnya menyebutkan pengurus FKUB ada 21 orang terdiri dari islam orang,katholik, kristen, hindu, budha, konghuco. 

Selama bertugas tidak ada hal hal berarti dalam keagamaan. Sumbangsih keagamaan dalam mendukung pemilu 2019 cukup besar dan saat ini belum ada tokoh agama yang ikut hadir memanasi situasi/ konfrontasi,tuturnya

Isdianto sebelum meninggalkan rapat menyebutkan Waktu tinggal 6 bulan jelang pileg. 

Saatnya adakan pertemuan dengan tokoh tokoh agama kristen, Gubernur dan FKUB. Berikutnya tokoh agama islam. Semua ini dilakukan dengan harapan untuk menjaga situasi tetap kondusif serta pileg dan pilpres 2019 tetap aman. 

Mohon diri tidak dapat sampai selesai sudah ditunggu rapat di Dewan,ungkapnya lagi. 

Selanjutnya pertemuan dilanjutkan kembali. Dikatakan Lamidi pertemuan dilakukan dalam kerangka silaturahmi. Dan tahun 2019 direncanakan bisa 6 kali pertemuan,ungkapnya.

Sekretaris FKUB, edi Ahyari, Msi menambahkan, dalam rapat dikupas satu persatu persoalan termasuk hasil kongres FKUB di Tarakan.

Tanggapan Lamidi kita siap bila ditunjuk 2021 sebagai tuan rumah kongres nasional FKUB kita akan persiapkan sebagaimana yang dilakukan Tarakan saat tuan rumah 2018 .

Lamidi juga meminta dalam membangun rumah ibadah sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku.
 

©