TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 02-Apr-2020 | Pukul : 17:14:47 , Selamat Sore !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis Asiik2 - 07 November 2018
191
Foto Oleh : Asiik3
TANJUNGPINANG - Badan Pusat Statistik Provinsi Kepri mengatakan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di lingkungan Provinsi Kepri pada tahun 2018 ini mencapai 7,12 persen. Yangmana , persentase ini mengalami penurunan dibanding angka pengangguran terbuka pada tahun sebelumnya yakni 2017 yang mencapai 7,16 persen. Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kepri Zulkipli di Tanjungpinang,Selasa (6/11). Dikatakan Zulkipli, dari jumlah angkatan kerja Provinsi Kepulauan Riau yang dihitung hingga Agustus 2018 lalu mencapai 970.132 orang. "Dengan angka penduduk yang bekerja sebanyak 901.109 orang ," ungkap Zulkipli. Jumlah ini, lanjut Zulkipli jika dilihat dari tingkat pendidikannya, tingkat pengangguran terbuka ini didominasi dengan angkatan kerja yang berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). "Yangmana,TPT untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebesar 12,98 persen," ungkap Zulkipli. Sementara itu, Zulkipli melanjutkan selama setahun terakhir (Agustus 2017?Agustus 2018), jumlah penduduk bekerja mengalami kenaikan pada beberapa sektor, yaitu sektor pengadaan listrik dan gas dan  pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah, dan daur ulang.sebesar 3.980 orang (52,76 persen). "Sektor jasa lainnya sebanyak 14.557 orang (29,32 persen), sektor transportasi dan pergudangan sebanyak 12.962 orang (28,74 persen)," tegas Zulkipli dalam Realease Berita Statistik. Dijelaskan Zulkipli, untuk masyarakat yang bekerja pada kegiatan formal hingga Agustus 2018 berjumlah 604.932 orang. "Atau mencapai  68,51 persen,  dan turun hingga 1,37 poin dari jumlah pekerja formal tahun 2017 lalu," Zulkipli. Dan , berdasarkan jumlah jam kerja pada Agustus 2018, menurut Zulkipli sebanyak 745.017 orang (82,69 persen) bekerja di atas 35 jam per minggu. "Sedangkan penduduk bekerja dengan jumlah jam kerja kurang dari 15 jam per minggu mencapai 43.674 orang atau mencapai 4,85 persen," tegas Zulkipli. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri