TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 03-Apr-2020 | Pukul : 11:35:18 , Selamat Siang !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis Asiik2 - 08 November 2018
117
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
TANJUNGPINANG - Gubernur Provinsi Kepri H Nurdin Basirun minta seluruh Organisasi Perangkat Daerah OPD dan instansi vertikal di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri tidak mentolerir Aparat Sipil Negara ASN yang melanggar aturan untuk tetap dipertahankan. Baik itu dengan alasan kepentingan instansi ataupun keterbatasan tenaga pegawai di bidangnya yang membuat instansi mempertahankan pegawai tersebut. Hal ini disampaikan Gubernur, terkait adanya laporan ASN di lingkungan Pemprov Kepri yang terlibat kasus hukum yang masih belumdiberhentikan dari jabatannya  "Aturan harus ditegakkan bagaimanapun, siapapun yang melanggar aturan harus mendapat sanksi," ungkap Gubernur. Jangan sampai lanjut Gubernur, ditolerir dengan alasan kebutuhan bahkan kepentingan pelanggaran tersebut diabaikan. "Nanti kebiasaan, untuk itu sebagai ASN harus ada aturan dan kebijakan yang harus ditaati, jadi jika melanggar ya mau tidak mau harus ditindak," tegas Gubernur. Dikatakan Gubernur, pihaknya akan terus mengingatkan jajarannya untuk tak hanya meningkatkan kinerja dan pelayanan namun juga kedisiplinan yang membuat sistem pemerintahan dapat berjalan lancar. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri