TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 07-Apr-2020 | Pukul : 03:34:28 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis SN - 08 November 2018
156
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
BINTAN - Komandan Korem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema menegaskan pihaknya serius ingin memajukan Desa Pengudang menjadi desa wisata unggulan. Keseriusan ini disampaikan saat Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD Brigjen TNI Makmur Umar meninjau kegiatan TMMD ke-103 di Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan, Rabu (7/11). "Tidak perlu menunggu kegiatan TMMD lagi, karena kami ada namanya kegiatan Karya Bhakti dan tidak harus menunggu anggaran. Kita bisa laksanakan," tegas Gabriel. Dilansir Haluan Kepri, kegiatan TMMD ke-103 yang sudah berhasil membuka akses jalan melingkar sepanjang 4.050 meter mengelilingi lahan 100 hektare (Ha) hibahan dari PT Buana Mega Wisata (BMW) itu, kata Gabriel untuk memacu keseriusan TNI AD memajukan Desa Pengudang menjadi desa wisata. Ada potensi wisata yang menurut TNI bisa menjadi modal utama untuk dikembangkan dalam mensejahterakan kehidupan ekonomi masyarakat. Sebab, diarea lahan 100 Ha nantinya akan menjadi kawasan pemukiman baru bagi warga Desa Pengudang. Sementara itu, Ketua Tim Wasev TMMD Brigjen TNI Makmur Umar menyampaikan kalau kegiatan TMMD berupa pembangunan akses jalan menuju kawasan yang nantinya jadi pemukiman warga sudah 90 persen. Ia juga kagum melihat progres serta realisasi kegiatan yang sudah dikerjakan. "Sangat lebar, ini over prestasi sekali," ucapnya. Menurutnya, kegiatan TMMD semata-mata untuk menghidupkan lagi roh budaya gotong royong. Sebab, dizaman milenial saat ini jiwa gotong royong terkikis sehingga perlu dilestarikan. "Yang terutama untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong. Sebab selama ini, budaya gotong royong sudah terkikis, sehingga TMMD ini bisa menghidupkan budaya itu. Bersama rakyatlah kami kuat," tutur jenderal bintang satu yang mengaku pertama kali menginjakkan kakinya di Bintan. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri