TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 10-Apr-2020 | Pukul : 15:53:13 , Selamat Sore !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis SN - 09 November 2018
179
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
BINTAN - Mendapatkan pendidikan yang layak adalah hak bagi seluruh anak bangsa Indonesia, baik yang tinggal di perkotaan maupun di pelosok desa hingga ke pulau-pulau. Atas dasar hal tersebut Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto didampingi istrinya Hj. Rosmeri dan sejumlah jajaran pejabat Pemprov Kepri turun langaung ke Kecamatan Bintan Pesisir, teparnya ke SMAN 1 di Desa Numbing, Bintan Pesisir, Kamis (8/11). Dilansir Haluan Kepri, Isdianto memberikan motivasi kepada para siswa. Terutama agar anak-anak  bersemangat dalam belajar guna menggapai impiannya dimasa mendatang. Pendidikan, kata Isdianto  merupakan hal yang sangat penting bagi semua orang. Karena awal dari kesuksesan selalu diawali dengan pendidikan yang baik. "Kalau anak-anak SMAN 1 inj mau jadi orang hebat, dan berguna bagi nusa dan bangsa. Maka kuasailah pendidikan. Termasuk dalam melamar bekerja dan sebagainya, tenti selalu ditanya pendidikan," kata Isdianto. Isdianto juga minta anak-anak meningkatkan disiplin dalam belajar, serta menjaga shalat lima waktu. "Ingat pesan bapak ya, bahwa hanya orang-orang yang disiplin yang sukses. Maka jagalah disiplin diri. Dan ingat juga bahwa semua orang tua ingin anak-anaknya jadi pintar. Makanya para orang tua semangat menyekolahkan anak-anaknya. Maka jangan kecewaka orang tua," pesan Iadianto. Adapun keluhan pihak sekolah terkait minimnya sarana dan prasarana sekolah, Wakil Gubernur  akan berusaha memasukkannya dalam kegiatan 2019. Terutama masalah permintaan lapangan futsal. Sementara untuk yang lainnya disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah yang ada. Lebih lanjut, Kepala Sekokah SMAN 1 Bintan Pesisir Armaisal mengatakan bahwa cikal bakal keberadaan sekolah SMAN 1 Bintan Pesisir sendiri merupakan suatu upaya dalam menyelamatkan pendidikan anak-anak pulau. Maka dari itu jumlah murid di SMAN 1 hanya sebanyak 81 anak yang merupakan putra dan putri anak-anak nelayan dan masyarakat dari pulau-pulau sekitar. "Sekolah kami masih sangat minim sarana. Dan Alhamdulillah Wakil Gubernur memahami kebwradaan kami dan tahun depan akan di bangun lapangan futsal di aekokah kami. Semoga ini akan membanti menunjang aktivitas di sekokah kami," kata Armaisal. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri