TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 31-Mar-2020 | Pukul : 02:07:14 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis SN - 12 November 2018
82
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
BATAM - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam (Disdukcapil) terus lakukan rekam Kartu Tanda Penduduk (KTP) ke Sekolah Menegah Atas atau sederajat untuk mendata siswa yang sudah berumur 17 tahun, dimana nantinya data tersebut akan didataftarkan menjadi pemilih tetap untuk pemilu 2019 mendatang. Dari agenda yang sudah disusun Disdukcapil, pendataan ke sekolah akan dilaksanakan hingga Desember 2018. Kamis (8/11). Dilansir Batam Pos, Wakil Kepala Sekolah SMA 1 Batam Sekupang Zulbaidah menjelaskan antusias siswa-siswi yang sudah didata oleh Disdukcapil untuk pembuatan KTP yang selanjutnya didaftarkan menjadi pemilih tetap pada pemilu 2019. “Mereka terlihat senang Karena mereka tau sudah memiliki KTP dan hak pilih untuk pemilu mendatang, jadi mereka begitu semangat saat perekaman KTP elektronik,” ujarnya di ruangan wakil kepala sekolah. Lebih lanjut, Zulbaidah menjelaskan dari pihak sekolah memang tidak pernah mengarahkan para murid untuk memilih salah satu calon. Pihak sekolah hanya menyadarkan para murid bahwa mereka sudah memiliki hak pilih. “Agar menggunakannya sesuai hati nurani masing-masing,” ungkapnya. Rachmad Pramuda siswa SMA 1 Batam kelas 12 IPA 2 mengaku senang jika tahun 2019 sudah bisa mengikuti pesta demokrasi dan bisa berkontribusi untuk negara sendiri melalui hak suara yang ia berikan dalam pemilu. “Sangat senang karena ini pemilu perdana saya,” ujarnya dengan penuh semangat. Senada dengan Achmad Zainudin Arma teman satu kelas Rachmad mengaku senang namun Ia mengakun belum mengerti terkait mekanisme pencoblosan nantinya, Ia berharap akan ada sosialisasi dari Komisi Pemilihan Umun (KPU). “Agar tidak salah dalam pencoblosan yang akhirnya hak suara kami hangus,” harapnya. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri