TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 31-Mar-2020 | Pukul : 02:21:27 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis SN - 12 November 2018
132
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
TANJUNGPINANG - Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepri, Eri Syahrial mengatakan bahwa kekerasan terhadap anak maupun pencabulan terhadap anak akhir-akhir ini meningkat. Karenanya, untuk mencegah aksi predator anak teresebut, ia menyarankan adanya adanya kepedulian masyarakat sebagai langkah preventif. Dilansir Haluan Kepri, Eri mengatakan tren kekerasan terhadap anak dibawah umur cenderung meningkat. Namun, kekerasan tersebut dilakukan anak dibawah umur seperti pelaku curanmor, serta kekerasan terhadap anak dengan modus penculikan untuk pencabulan. "Pada Oktober lalu, terdapat tiga kasus kekerasan terhadap anak. Akhir-akhir ini tren kekerasan terhadap anak cenderung meningkat," ujarnya. Dikatakannya, untuk mengatasi tren tersebut sejumlah pandangan disarankan untuk menangkisnya, yakni dengan kepedulian masyarakat. Berikan himbauan kepada orang tua untuk mengawasi anak-anak, maupun memberikan pengertian terhadap anak. "Preventif kekerasan terhadap anak, kita menyarankan agar orang tua selalu waspada. Peran orang tua, juga kepedulian masyarakat," ujarnya. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri