TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 31-Mar-2020 | Pukul : 03:06:27 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis SN - 13 November 2018
138
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
LINGGA - Sebagai wadah pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan malaria yang dibentuk dari, oleh dan untuk masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Lingga membentuk Posmaldes (Pos Malaria Desa) di Desa Resun Pesisir, Kecamatan Lingga Utara dan merupakan satu - satunya di Lingga. Dilansir Batamnews, Kepala DKPPKB Lingga dr Syamsu Rizal melalui Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Rafles mengatakan, Posmaldes memiliki fungsi yakni, sebagai wadah bagi semua masyarakat di desa dalam upaya penanggulang malaria. Kemudian, juga menjadi alat legitimasi kegiatan masyarakat dalam penaggulangan malaria serta media pengembangan pelestarian budaya dan nilai - nilai kearifan lokal dalam penanggulangan penyakit tersebut. "Tujuan Posmaldes ini untuk menumbuhkan peran dan kemandirian masyarakat dalam upaya penanggulangan malaria di desa, sehingga malaria tidak menjadi masalah kesehatan masyarakat," kata dia kepada Batamnews.co.id, Selasa (13/11). Ia menjelaskan, untuk kegiatan operasional Posmaldes sendiri, meliputi penemuan dan pengobatan penderita oleh kader terlatih, penyuluhan kepada masyarakat serta berbagai upaya untuk kemandirian dan pemberdayaan Posmaldes. "Pemberdayaan disini seperti iuran, arisan kelambu, kerja bakti, membersihkan sarang nyamuk, dan lainnya," ucap Rafles. Sementara itu, untuk bimbingan teknis sendiri, dilakukan oleh petugas Puskesmas/Pustu/Polindes meliputi penemuan dan pengobatan penderita, penyuluhan dan penggerakan masyarakat dalam penanggulangan malaria serta pembuatan sediaan darah/Rapid Diagnostic Test bila memungkinkan. "Kami harap Posmaldes dapat berfungsi secara efektif dan berkembang sesuai dengan kebutuhan. Kemudian, dukungan pemerintah setempat juga diperlukan," ujarnya. Diketahui, adapun indikator keberhasilan Posmaldes diukur melalui pemanfaatan Posmaldes oleh masyarakat. Kemudian Posmaldes berfungsi dalam penyuluhan dan terakhir, kegiatan Posmaldes dapat berlangsung secara mandiri dan berkelanjutan. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri