TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 29-Mar-2020 | Pukul : 01:55:36 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis Asiik2 - 15 November 2018
179
Foto Oleh : Asiik3
TANJUNGPINANG - Pemerintah Provinsi Kepri bakal kembali meminta Badan Kepegawaian Negara (BKN) mempertimbangkan adanya keringanan dan aturan terkait belum terpenuhi kuota CPNS Provinsi Kepri. Pasalnya, hingga batas akhir pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) seleksi CPNS 2018 jumlah peserta yang memenuhi passing grade SKD masih rendah. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah di Tanjungpinang beberapa waktu lalu. "Ya kita harapkan mencapai kuota yang dibutuhkan, namun kita ketahui bersama sangat sedikit yang lulus tahap pertama ini," ungkap Sekda. Untuk itu, Sekda mengatakan akan melaporkan ke BKN , untuk kembali minta arahan selanjutnya. "Kita berharap dapat memenuhi kuota yang kita butuhkan, persoalan rendahnya passing grade SKD ini bukan hanya persoalan Kepri kok, namun semua daerah lain juga mengalami hal sama ," tegas Sekda. Untuk itu, lanjut Sekda pihaknya akan berupaya untuk meminta BKN untuk dapat membuat peringanan atau opsi lain untuk memenuhi kebutuhan Kouta CPNS Kepri tahun 2018. "Ada dua metode yang mungkin dilakukan yakni pengurangan nilai passing grade atau dengan sistem perangkingan, sehingga dapat mencapai angka kuota yang dibutuhkan," ungkap Sekda. Sementara itu, dari data BKSDM Provinsi Kepri sebanyak 3.641 peserta mendaftar pada seleksi penerimaan CPNS tahun 2018 provinsi Kepri. Yang lulus passing grade hanya 100 orang. Sementara kuota yang dibutuhkan 192 orang. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri