TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 31-Mar-2020 | Pukul : 01:38:16 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis asiik1 - 15 November 2018
117
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
TANJUNGPINANG - Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Ranperda APBD Kepri) tahun 2019 diusulkan tim anggaran pemerintah daerah sebesar hanya Rp3,2 triliun. Ketua Komisi II DPRD Kepri Hotman Hutapea, di Tanjungpinang, Rabu, nilai anggaran murni 2019 masih mungkin berubah setelah dibahas intensif dengan anggota legislatif.  Anggaran tersebut berkurang sekitar Rp300 miliar dibanding anggaran murni 2018. Hal itu yang menyebabkan dalam beberapa kali pembahasan menimbulkan perdebatan serius lantaran cukup banyak kegiatan yang diusulkan tidak dapat diakomodir. "Dengan nilai dan struktur Ranperda APBD 2019 berpotensi menimbulkan konflik karena banyak usulan dari anggota legislatif berdasarkan hasil jaring aspirasi tidak diakomodir," kata Hotman yang juga anggota Fraksi Demokrat itu. Ia menjelaskan sebagian anggaran tahun 2019 akan dipergunakan untuk membayar utang kepada pihak ketiga, membayar honor untuk guru non-ASN, dan kelanjutan untuk melanjutkan proyek Gurindam 12 d Tanjungpinang. "Untuk ketiga kegiatan itu sudah menelan anggaran lebih dari Rp600 miliar," ujarnya. Menurut dia, anggaran tahun 2019 sebaiknya minimal Rp3,4 triliun sehingga kegiatan yang diprioritaskan dapat diakomodir. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri