TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 28-Mar-2020 | Pukul : 00:39:47 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis SN - 15 November 2018
141
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
BATAM - Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun berharap kepada Brigade Mobil (Brimob) tetap bersemangat tulus dan ikhlas menjaga Kepri. Kepri aman, otomatis berdampak pada peningkatan investasi. “Terima kasih atas keamanan dan kenyamanan yang sudah diciptakan TNI dan Polri di Kepri. Semoga investasi terus meningkat di Kepri,” kata Nurdin saat menghadiri Peringatan HUT Korps Brimob Polri ke-73 Tahun 2018 di Mako Satbrimob Polda Kepri, Tembesi Kota Batam, Rabu (14/11). Dilansir Haluan Kepri, Nurdin yakin dan percaya bahwa sinergitas yang dibangun akan menciptakan suasana yang aman, nyaman dan tentram di Kepri. Apalagi tahun depan akan menghadapi Pileg dan Pilpres. Peringatah HUT ini mengusung tema  "Satbrimob Polda Kepri Yang Promoter Siap Amankan Kamtibmas Kepri dan NKRI". Upacara HUT langsung dipimpin Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto. Dalam kesempatan yang sama, Kapolda membacakan amanat Kapolri dimana Brimob berhasil dalam mendukung pengamanan Pilkada Serentak 2018 pada 171 wilayah, pengamanan Operasi Ketupat 2018, maupun berbagai iven seperti Asian Games dan IMF-World Bank Annual Meeting 2018.  Andap menyampaikan, untuk meraih kepercayaan publik terhadap Polri maka ditetapkan Program Promoter dengan tiga kebijakan utama yaitu Peningkatan Kinerja yang diwujudkan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik. Profesionalisme dalam penegakan hukum, pemeliharaan kamtibmas secara optimal, perbaikan kultur yang diwujudkan dengan menghilangkan budaya koruptif, menghilangkan arogansi kekuasaan, dan menghilangkan kekerasan eksesif. Terakhir, manajemen media yang diwujudkan dengan pengelolaan media konvensional dan media sosial secara optimal. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri