TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 28-Mar-2020 | Pukul : 00:34:29 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis SN - 28 November 2018
129
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
BATAM - Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan, perempuan tani harus ikut serta mewujudkan kedaulatan pangan dan juga kesejahteraan petani Indonesia. Karenanya mereka harus cerdas untuk turut serta mewujudkan kedaulatan pangan. “Perempuan Tani yang tergabung dalam Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) adalah pihak yang sangat bisa membantu mewujudkan Kepri, mandiri di bidang pertanian,” kata Nurdin Basirun saat melantik DPK Perempuan Tani HKTI Kabupaten / Kota se-Wilayah Kepri di Hotel Planet Holiday Batam, Selasa (27/11). Menurut Gubernur, Kepulauan Riau terus konsen untuk bisa menjadi daerah penghasil pertanian. Karenanya harus ada pihak-pihak yang ikut fokus mengurus dan mengembangkan sektor pertanian tersebut. Kabupaten Lingga adalah salah satu daerah di Kepri yang difokuskan untuk menjadi daerah sentra hasil pertanian. Dengan menjadikan Lingga sebagai sentral pertanian, kata Gubernur, mudah-mudahan ketahanan pangan di Kepri segera terwujud. Pemprov juga mendorong pemanfaatan lahan kosong, yang banyak tersebar seperti di Kabupaten Bintan Anambas dan Natuna. Lahan kosong tersebut harus dimanfaatkan menjadi lahan pertanian. Yang nantinya bisa ditanami bermacam tanaman. Seperti padi jagung ataupun sayur mayur. “Saya yakin lahan kosong tersebut cukup subur dan cocok untuk kita kelola menjadi lahan pertanian,” kata Gubernur. Kepri kedepan tidak ingin terus bergantung dengan hasil pertanian dari luar. Karenanya harus serius menggesa sumber alam, agar bisa menghasilkan sendiri produksi pertanian. “Minimal kita bisa mensuplay kebutuhan pangan untuk Kota Batam yang kebutuhannya sangat besar,” pintanya. Oleh karena itu, pemerintah membuka diri bergandengan tangan dengan semua pihak, dalam upaya menjadikan Kepri berdaulat pangan. Dengan bersama- sama saya yakin kita bisa, tambah Gubernur Basirun seraya menambahkan kalau pemanfaatan teknologi pertanian bisa mempercepat terwujudnya kedaulatan pangan. Pada kesempatan tersebut, diserahkan petaka bendera kepada masing-masing Ketua Perempuan Tani DPK HKTI Kabupaten Kota oleh Ketua Perempuan Tani DPP HKTI Provinsi. Para pengurus ini sebelumnya telah mengucapkan sumpah, dan akan menduduki jabatan selama 5 tahun dari mulai tahun 2018 -2023. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri