TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 16-Jun-2019 | Pukul : 05:40:44 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Pemprov Kepri Beri Izin Ekspor Bauksit

Penulis Asiik2 - 03 May 2018
518
Sejumlah pesepeda melintasi jalur eks pertambangan bauksit di kawasan Dompak, Minggu (29/4). Terkait pertambangan, tahun ini Pemprov Kepri melalui Dinas Pertambangan telah mengeluarkan izin pertambangan, khususnya pertambangan bauksit. Foto Oleh : Asiik3

TANJUNGPINANG - Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Pertambangan dan Sumber Daya Energi Provinsi Kepri mengatakan bahwa saat ini pemerintah telahpun memberikan izin untuk kegiatan Ekspor tambang Khususnya bauksit di Provinsi Kepri.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertambangan dan Sumber Daya Energi Provinsi Kepri Amjon di Tanjungpinang,Rabu (2/5).

"Saat ini sudah ada izinnya untuk melakukan kegiatan ekspor tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah PP nomor 1 tahun 2017,' ungkap Amjon.

Namun, lanjut Amjon untuk perizinan kegiatan ekspor tambang khusus nya bauksit tersebut harus mengikuti aturan  perundang-undangan yang ada.

Seperti dipertegas dengan keluarnya Peraturan Menteri Nomor 5 dan 6 yang menyatakan izin ekspor bauksit tersebut dikeluarkan asalkan ada komitmen perusahaan untuk membangun smelter dalam kurun waktu 5 tahun.

Namun jika belum memiliki smelter, perusahaan bauksit juga dapat melakukan ekspor bauksit namun dengan cara menjualnya ke perusahaan yang memiliki kuota ekspor.

Untuk perusahaan bauksit yang belum memiliki smelter diberikan izin untuk melakukan ekspor asalkan telah melalui washing bauksit ini sebanyak 42 persen.

"Yang mana salah satunya ekspor bauksit ini harus melalui perusahaan tambang yang telah memiliki IUP Aktif dan perusahaan tambang yang telah memiliki kuota ekspor," ungkap Amjon.

Sehingga lanjut Amjon, untuk perusahaan tambang yang ingin melakukan ekspor tambang dapat melalui perusahaan yang telah memiliki kuota ekspor ini.

"Mereka dapat menjual nya kepada perusahaan yang telah memiliki izin IUP Aktif dan memiliki kuota untuk melakukan ekspor," tegas Amjon.

Di provinsi Kepri sendiri, Amjon menuturkan terdapat dua perusahaan yang memiliki izin Kuota Ekspor di Kepri seperti Perusahaan Lobindo dan Perusahaan Gunung Bintan Abadi.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri