TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 24-Aug-2019 | Pukul : 04:53:57 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Ratusan Pelajar Lulus SMA Coret Baju Sekolah

Penulis asiik1 - 04 May 2018
506
Ratusan Pelajar Lulus SMA Coret Baju Sekolah Foto Oleh : Diskominfo Kepri

Tanjungpinang - Ratusan pelajar SMA sederajat di Tanjungpinang, Kamis (3/5) merayakan kelulusannya dengan cara mencoret-coret baju mereka, meski dilarang Disdik Kepulauan Riau dan kepala sekolah.

Mereka mengendarai sepeda motor  beramai-ramai di jalan raya. Banyak di antara pelajar tidak mengenakan helm.

Suara yang keluar dari knalpot motor mereka juga membuat warga yang berada di pinggir jalan merasa terganggu.

Di sejumlah titik keramaian, sejumlah anggota kepolisian berjaga-jaga di tepi jalan. Sejumlah anggota Satlantas Polres Tanjungpinang juga tampak berjaga-jaga di simpang Jembatan I Tanjungpinang.

Salah seorang pelajar, DP, mengatakan coret-coret baju sekolah ini untuk kenang-kenangan. Di baju sekolah itu terdapat nama dan tanda tangan teman dekatnya di sekolah. Karena itu, baju ini tidak akan dicucinya.

"Kami bawa cat semprot di sekolah, tapi kami coret baju di luar sekolah. Ini 'kan hari bahagia kami, jadi tidak masalah coret-coret baju," kata DP.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kepri Atmadinata mengatakan kelulusan siswa SMA, SMK dan MA diumumkan hari ini tepat pukul 17.00 WIB.

Ia menyesalkan sikap siswa yang baru lulus tersebut. Coret-coret baju itu wujud sikap tidak bersyukur yang bertolak belakang dengan doa yang dipanjatkan para pelajar sebelum melaksanakan Ujian Nasional.

"Jumlah siswa yang lulus dan tidak lulus belum diketahui. Kami masih menunggu laporan dari pihak sekolah," katanya.

Seluruh kepala sekolah untuk melarang siswa mencoret-coret baju mereka. Bahkan Disdik Kepri sudah menyarankan kepada pihak sekolah untuk mengambil kebijakan agar para pelajar mengenakan pakaian melayu saat melihat pengumuman kelulusan.

"Kami bisa pastikan pihak sekolah melarang pelajar coret-coret baju sekolah, konvoi," katanya.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri