TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 22-Aug-2019 | Pukul : 11:48:24 , Selamat Siang !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Ekonomi Menggeliat di Kampung Pelangi

Penulis asiik1 - 14 May 2018
647
Salah satu sudut di kampung pelangi kampung melayu Tanjungpinang Foto Oleh : Asiik3

TANJUNGPINANG - Perubahan wajah Kampung Melayu yang berada di Ibukota Provinsi Kepri, Tanjungpinang mulai memberikan dampak ekonomi bagi warga setempat.

Pasca diresmikan Kamis ( 10/5), Kampung Melayu - persisnya di Gang Sempati RT 01 RW 03 - ramai didatangi wisatawan. Mereka yang datang tidak hanya warga lokal Tanjungpinang atau daerah sekitar, tetapi juga dari sejumlah daerah lain di Indonesia, seperti Jakarta, Semarang, dan juga dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Sejumlah wisatawan bahkan diketahui berasal dari Tiongkok.

Peningkatan wisatawan ke 'Kampung Pelangi', Kampung Melayu ini diakui Linda, Ketua RT setempat, mulai memberikan dampak ekonomi

Warga mulai menggalakkan industri rumahan, seperti industri makanan berupa rempeyek, aneka keripik dan hiasan.

"Secara umum memang belum menyeluruh disadari warga. Tapi sebagian sudah mulai membuka usaha," kata Linda.

Hasil kerajinan dan makanan itu dijajakan di depan rumah.

"Kedepan kami akan membuat sentra jajanan dan kerajinan supaya lebih terakomodir," ucapnya lagi.

Selain industri makanan dan kerajinan, warga setempat secara perlahan melakukan pemanfaatan sarana transportasi yang selama ini diandalkan untuk mencari nafkah. Sampan yang biasanya digunakan nelayan mencari ikan, disewakan kapada pengunjung.

"Kami berharap perubahan kampung kami juga berdampak perubahan pendapatan kami," kata Linda lagi.

Di RT 01 RW 03 Kampung Melayu, ada 40 rumah dihuni 46 kepala keluarga, dihias beraneka warna yang kemudian melatari nama Kampung Pelangi. Di kampung ini juga terdapat beraneka lukisan mural dan hiasan lain yang mempercantik kampung yang tadinya terkesan kumuh.

Diketahui, program Kampung Pelangi ini merupakan program Dinas Kebudayan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang. Proses pembangunan memakan anggaran senilai Rp140 juta bersumber dari APBD Tanjungpinang tahun 2017.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri