TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 24-Aug-2019 | Pukul : 13:39:34 , Selamat Siang !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Sampaikan Jawaban Ranperda Gedung Berciri Khas Melayu - Gubernur: Masukan Saran Jadi Pedoman Pembentukan Perda

Penulis Asiik2 - 23 April 2019
70
Sekelompok muda-mudi duduk di pekarangan salah satu rumah adat Melayu di Pulau Penyengat, Tanjungpinang. Saat menyampaikan jawaban Pemerintah terhadap pandangan fraksi pada Ranperda Gedung Berciri Khas Melayu, Senin (22/4/2019), Gubernur Kepri Nurdin Basirun menegaskan akan segera melaksanakan pembahasan melibatkan para tokoh, serta pakar yang memiliki keahlian terkait pandangan fraksi-fraksi DPRD Kepri terhadap Ranperda Pembanguan Gedung Berciri Khas Melayu. Foto Oleh : Asiik3

TANJUNGPINANG - Pemerintah Provinsi Kepri melalui Gubernur Provinsi Kepri H Nurdin Basirun secara langsung menyampaikan jawaban Pemerintah terhadap pandangan fraksi pada Ranperda Gedung Berciri Khas Melayu ,Senin (22/4).

Dalam sambutannya, Gubernur mengapresiasi pandangan fraksi yang disampaikan anggota DPRD Kepri terhadap ranperda gedung berciri khas Melayu ini menjadi salah satu masukan dan saran yang menjadi pedoman pembentukan Perda.

"Kami berterima kasih dengan masukan yang disampaikan masing-masing fraksi, untuk pandangan umum fraksi PDIP kami berharap dengan adanya perda ini dapat 
memajukan budaya Melayu” ungkap Gubernur dihadapan 12 Anggota DPRD yang hadir.

Menurut Gubernur, untuk pandangan fraksi Golkar yang menekankan agar bangunan harus ramah lingkungan, aman dan indah serta mengandung nilai edukasi yang dijabarkan dengan pengertian yang mudah dan bisa difahami generasi muda.

"Untuk fraksi Demokrat plus yang menyarankan dalam pembahasan Ranperda ini melibatkan para pakar yang ahli budaya dan ahli bidang bangunan, tentu agar Ranperda ini sesuai yang diharapkan," ungkap Gubernur.

Kedepannya,lanjut Gubernur pihaknya akan kembali membahas perda ini yang melibatkan para tokoh ,pakar yang memiliki keahlian dalam pembangunan arsitektur budaya Melayu.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri