TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 15-Nov-2019 | Pukul : 14:40:38 , Selamat Siang !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis Asiik2 - 25 June 2019
112
Foto Oleh : Diskominfo Kepri
TANJUNGPINANG - Sebagai salah satu upaya penguatan fungsi dan mutu  bahasa Indonesia menjadi bahasa Internasional yang dapat menjadi jati diri bangsa Indonesia. Hal ini disampaikan Kepala Badan Bahasa Provinsi Kepri Zuriyeti Muzar pada sosialisasi identifikasi jejaring BIPA: Penguatan BIPA di Provinsi Kepri di Comfort Hotel Tanjungpinang,Senin (24/6). "Melalui acara ini kita berharap agar dapat meningkatkan kembali fungsi bahasa Indonesia tak hanya sebagai bahasa nasional negara maupun  sebagai bahasa internasional," ungkap Zuriyeti. Dikatakan Zuriyeti, saat ini keberadaan bahasa Indonesia tak hanya digunakan sebagai bahasa sehari-hari masyarakat Indonesia. Namun juga digunakan penutur asing. "Krena itulah, pentingnya penguatan BIPA ini di Provinsi Kepri sebagai penunjang pendidikan bahasa Indonesia bagi Penutur asing tersebut,"tegas Zuriyeti. Zuriyeti juga mengatakan bahwa saat ini bahasa Indonesia tak hanya digunakan oleh masyarakat Indonesia asli, namun juga telah digunakan orang asing. "Untuk itu,melalui bahasa Indonesia yang digunakan penutur asing itu, kita harapkan dapat memperkenalkan bahasa Indonesia sebagi bahasa yang digunakan di berbagai kesempatan resmi internasional," tegas Zuriyeti. Untuk di Provinsi Kepri, Zuriyeti mengatakan dengan keberadaan Kepri dekat dengan negara tetangga, menjadikan bahasa Indonesia rentan mendapatkan pengaruh dari bahasa asing. "Sehingga melalui penguatan bahasa Indonesia termasuk bagi penutur asing  dapat menjadikan bahasa Indonesia tak hanya bahasa nasional namun juga bahasa Internasional," tambah Zuriyeti kembali. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri