TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 23-Sep-2019 | Pukul : 13:59:06 , Selamat Siang !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis Humas - 23 August 2019
107
Foto Oleh : Humas
TANJUNGPINANG - Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah menerima berkas Executive Summary peserta Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Pasis Dikreg XLVI Sesko TNI di Provinsi Kepri bertempat di Rupatama lt.4, Kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis (22/8). Penyerahan berkas tersebut secara simbolis diserahkan oleh Ketua rombongan Marsma TNI Anwar Kasim. Sekdaprov turut didampingi Asisten III M.Hasbi, Kadis Pendidikan M Dali, Kadis Kepemudaan Maifrizon, Kadis Kominfo Zulhendri dan Plt Karo Humprohub Zulkifli. Dalam sambutannya, Sekda mengungkapkan kegembiraannya karna Kepri telah terpilih menjadi lokasi studi para peserta KKDN, karna menurutnya banyak potensi yang bisa digali. “Terlebih jika berbicara perihal pertahanan Negara, Kepri dengan 96 persen lautan dan 4 persen daratan yang berada di garda terdepan dengan berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga tentu problematika dapat saja muncul,” kata Sekda. Sehingga dilanjutkan Sekda, dari hasil studi yang telah dilakukan ini menjadi bahan penting untuk kelangsungan pembangunan di daerah. “Hasil studi yang diteliti bapak-bapak peserta KKDN tentu menjadi bahan penting bagi kami didaerah sebagai bekal yang berharga bagi kelangsungan pembangunan salah satunya dibidang pertahanan Negara,” lanjut Sekda. Sementara itu, ketua Rombongan Marsma TNI Anwar Kasim mengatakan bahwa selama beberapa hari melakukan studi di Kepri telah memperoleh data dan potensi yang kemudian untuk digunakan bagi menyusun strategi pertahanan negara. Dalam waktu yang relatif singkat para perwira berupaya mengelola dan menyusun data dengan tujuan mensinergikan sumber daya di daerah dengan sarana nasional dalam upaya menyiapkan konsep pertahanan wilayah. Kajian strategis yang telah dihasilkan diharapkan menjadi alternatif, konsep strategis dslam rangka pengembangan sumber daya nasional dan penataan wilayah pertahan negara di daerah,” kata Marsma Anwar. Kemudian, Kolonel Afkar Mulya secara singkat memaparkan hasil kerja yang didapat selama lebih kurang 4 hari berada di Kepri, dalam rangka pembinaan dan pengembangan potensi sumber daya nasional guna menjadi ruang dan alat untuk pertahanan Negara “Kepri merupakan wilayah strategis, berbatasan dengan Negara tetangga, terdapat alur laut Kepulauan Indonesia 1 yang merupakan jalur pelayanan Internasional, konsekuensi ini tentu memiliki kerawanan sehingga perlu sinergitas dalam pengelolaan sumber daya nasional dalam mendukung kepentingan pertahanan Negara,” kata Kol Afkar. (Ald) Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri