TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 11-Dec-2019 | Pukul : 02:02:48 , Selamat Malam

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Penulis Novyana - 23 August 2019
464
Foto Oleh : Novyana
TANJUNGPINANG - Tak lama lagi berkunjung ke Pulau Penyengat, Kepri tak akan lagi sama. Akan ada delapan paket wisata yang dapat dinikmati selama di Pulau Penyengat. Mulai dari Tour of the Mosque, hingga melakukan Tour History Culturem sambil bersepeda. “Delapan produk pariwisata Pulau Penyengat akan menjadi cara baru orang bisa menikmati, mengekspose, serta mengeksplorasi Pulau Penyengat,” ujar Drs. H.Surjadi, MT, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Rabu (21/8). Delapan prodak pariwisata Pulau Penyengat meliputi, tur Masjid Raya Sultan Riau Penyengat (Tour of the Mosque) , tur Sejarah Pulau Penyengat (Tour History Culture) mengunakan bentor (becak motor), sepeda, dan berjalan kaki. Selanjutnya paket Literature Tour berupa pengalaman Gurindam (Gurindam Experience), Busana Tradisional Melayu (Tradisional Dress Experience), membuat tanjak (Tanjak Experience), kelas memasak (Cooking Class), hingga pengalaman mencicipi kuliner Melayu (Cultural Performance). "Ada banyak pengalaman yang bisa dinikmati oleh wisatawan di Pulau Penyengat. Kalau biasanya wisatawan berkunjung ke Pulau Penyengat hanya satu jam, dengan paket tour ini, wisatawan perlu waktu dua hari untuk merasakan pengalaman menarik berwisata di Pulau Penyengat," ujar Raja Fahrul, anggota Pokdarwis Penyengat. Diharapkan paket wisata baru ini dapat menambah dan meningkatkan waktu kunjungan wisatawan ke Tanjungpinang. Paket ini rencananya akan diluncurkan pada 27 Agustus 2019 di Gedung Aisyah Sulaiman, Tanjungpinang. Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri