TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 17-Oct-2019 | Pukul : 15:52:42 , Selamat Sore !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Warga Bintan Kaget DLHK Patok Lahan

Penulis asiik1 - 08 October 2019
24
Ilustrasi Foto Oleh : Diskominfo Kepri

BINTAN - Warga yang tinggal di sejumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau merasa kaget petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau (DLHK Kepri) mematok lahan mereka.

Salah seorang warga, Iman Alie, di Bintan, Senin, mengatakan, empat desa dan satu kelurahan dipatok dan dipasang papan pengumuman bertulisan kawasan hutan produksi tetap. Desa dan kelurahan yang dipatok petugs yakni Desa Ekang Anculai, Sebong Pereh, Sebong Lagoi, Desa Kuala Simpang, serta Kelurahan kota baru

"Warga banyak yang protes, tidak terima kalau lahan mereka, tempat tinggal mereka masuk kawasan hutan produksi tetap," ujarnya, yang juga Timbalan Panglima Muda Hulubalang Lembaga Adat Melayu (LAM) Bintan.

Kebun milik Alie yang berada di dekat kediamannya juga dipatok oleh petugas DLHK. Papan pengumuman kawasan hutan produksi tetap dipasang di batang pohon durian miliknya.

Untuk menghidari kesalahpahaman warga, Alie bersama Ketua MPC Pemuda Pancasila Bintan, Syahri Bobo dan pengurus organisasi lainnya sudah meminta klarifikasi dari pihak DLHK. Salah seorang staf DLHK Kepri, Agus P, mengklarifikasi, pemasangan patok dan papan pengumuman itu untuk proses pemutihan lahan.

"Jika itu benar, syukurlah. Mudah-mudahan itu bukan hanya upaya untuk meredam emosi warga," ucapnya.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri