TUTUP

Selamat Datang di Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau || Tanggal : 17-Oct-2019 | Pukul : 15:41:57 , Selamat Sore !!

×

Logo Jembatan Dompak Kepri Secara Keseluruhan Menjadi Simbol Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Yang Selalu Ingin Terhubung Dengan Masyarakatnya, Selalu Terbuka dan Selalu Mempersembahkan Yang Terbaik Bagi Siapapun Yang Menemuinya. "757 Disingkat Jadi Ju Ma Ju yang Didefinisikan dengan maju-maju. Kepri Maju".

Cetak

Kepriprov.go.id

Portal Resmi Provinsi Kepulauan Riau
TUTUP

Warga Desak Pemerintah Perbaiki Jembatan II Dompak

Penulis asiik1 - 15 October 2019
45
Seorang warga melintas di Jembatan Sulaiman Badrul Alamsyah (Jembatan II Dompak). Warga mendesak Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau segera memperbaiki pondasi ini yang diketahui rusak sejak Agustus 2019. Foto Oleh : Asiik3

TANJUNGPINANG - Sejumlah warga mendesak Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau segera memperbaiki pondasi Jembatan II Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, yang diketahui rusak sejak Agustus 2019.

Salah seorang warga, Irma, yang juga mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji, di Tanjungpinang, Senin, mengatakan, Jembatan II itu dibutuhkan warga, mahasiswa dan juga ASN yang bekerja di Pemprov Kepri sehingga sudah selayaknya segera diperbaiki.

"Sampai sekarang belum ada tanda-tanda jembatan yang penghubungi pusat perkotaan Tanjungpinang dengan Pulau Dompak itu, diperbaiki," katanya, yang juga mahasiswa UMRAH.

Mahasiswa lainnya juga mengingatkan Pemprov Kepri serius memperhatikan permasalahan itu. Jembatan itu memang bukan penghuhung utama, namun sangat dibutuhkan masyarakat yang butuh waktu cepat tiba di kampus, di rumah dan Kantor Pemprov Kepri yang berpusat di Pulau Dompak.

"Memang ada Jembatan I sebagai alternatif menuju Dompak, namun tidak efektif bagi warga yang tinggal di atas KM 7, yang membutuhkan waktu cepat ke Dompak," ujarnya.

Salah seorang pedagang di KM 9, Bobby juga merasa tidak diuntungkan akibat Jembatan II Pulau Dompak hanya dapat dilintasi kendaraan roda dua. Biasanya, ASN Pemprov Kepri saat pulang kerja singgah dan berbelanja di tempat usahanya, namun sekarang mereka terpaksa menggunakan Jembatan I.

"Jarak tempat jualan saya sekitar 8 Km kalau mereka menggunakan Jembatan I. Ini yang menyebabkan saya kehilangan banyak pelanggan," keluhnya, yang menjual ikan laut.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Kepri Hendrija menyatakan perbaikan Jembatan II Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang membutuhkan waktu cukup lama karwna harus memenuhi prosedur teknis dan hukum.

"Belum lagi prosedur lelang. Kami juga mengupayakan agar kerusakan tiang pondasi ini dapat dikategorikan sebagai bencana," ujarnya.

Hendrija mengatakan kerusakan tiang pondasi Jembatan II berdasarkan investigasi tim ahli dari Kementerian PUPR mencapai 70 persen. 

Dalam dua bulan terakhir tim Bidang Bina Marga Dinas PUPRP Kepri bolak-balik ke Kejati Kepri, Polda Kepri, Inspektorat dan BPK untuk mendapat masukkan agar jembatan ini dapat diperbaiki semula.

"Rencananya, dalam waktu dekat, kami akan mengundang para pihak yang berkompeten untuk membahas persoalan itu bersama-sama," ucapnya.

Dipublish Oleh - Diskominfo Kepri